Dinamika Pilgub DKI

Cerita Cawagub Djarot Ada Spanduk Tolak Wayang Kulit di Rawasari

Ibnu Hariyanto - detikNews
Senin, 23 Jan 2017 01:17 WIB
Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Rachman Haryanto/detikcom).
Jakarta - Cawagub DKI Jakarta nomor urut 2 Djarot Saiful Hidayat bercerita tentang adanya spanduk-spanduk penolakan terhadap kesenian wayang. Djarot menyayangkan hal tersebut.

Adanya spanduk penolakan itu menurut Djarot terjadi di daerah Rawasari pada Sabtu (21/1) malam. Saat itu Djarot hadir dalam perhelatan wayang kulit.

"Tadi malam kami wayangan di Rawasari terus ada spanduk-spanduk 'wayang bukan budaya Islam dan syariat Islam'. Wayang budaya kok, budaya Jawa kok dilarang piye," cerita Djarot di hadapan warga di Jalan Damai Raya, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (22/1/2017).

Dia juga menyindir salah satu spanduk yang bertuliskan 'menolak pemutaran wayang kulit'. Menurut Djarot, wayang kulit itu bukan pemutaran tapi pagelaran.

"Terus (ada spanduk) 'Menolak Pemutaran Wayang Kulit', ini bukan pemutaran kok, pagelaran kok. Ya to?" ujarnya.

Bahkan Djarot mengatakan ajaran Islam masuk ke Indonesia melalui budaya. Salah satunya lewat budaya wayang yang dibawa oleh Sunan Kalijaga.

"Islam itu masuk ke Indonesia melalui budaya. Lewat wayang dari sunan-sunan kok, Sunan Kalijaga. Kok saiki nggak oleh (kok sekarang nggak boleh)," tutur Djarot.

"Ya mesti nang Arab nggak onok budaya wayang onok e nang Indonesia (ya pasti di Arab nggak ada budaya wayang, adanya di Indonesia). Lucu banget ya," sambung pria asal Jawa Timur itu. (elz/kst)