Tur digelar PSI dengan tujuan melihat Jakarta tanpa Gubernur DKI nonaktif Basuki T Purnama (Ahok) yang kini tengah cuti kampanye. PSI menyoroti kondisi PKL yang berjualan di trotoar jalan.
Rombongan tiba di Kota Tua Jakarta, sekitar pukul 13.45 WIB. Saat itu, banyak pedagang berdagang di trotoar di Jl Bank. Sampai rombongan kembali sekitar 14. 30 WIB, tidak terlihat anggota Satpol PP yang berjaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PKL menjamur di kawasan Tanah Abang. Foto: Arief |
"Kalau weekend, kita berjaga dari pukul 14.00 WIB sampai 22.00 WIB. Tadi sudah ada penertiban. Sekarang lalu lintas di Jl Bank sudah lancar," kata Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat, saat dihubungi detikcom, Minggu (22/1/2016).
Dia menjelaskan, untuk hari biasa, penjagaan dilakukan satu hari full. Ada dua shift penjagaan di Kota Tua Jakarta.
"Dari pagi sampai pukul 14.00 WIB, dilakukan oleh anggota Tamansari. Kemudian dari 14.00 WIB sampai 22.00 WIB, gabungan Kota Jakarta Barat," ujar Tamo.
detikcom pun kembali mengecek kondisi di Kota Tua Jakarta sekitar pukul 17.30 WIB. Sudah ada penjagaan dari anggota Satpol PP di beberapa titik Kota Tua Jakarta.
Kondisi di Kawasan Kota Tua setelah ada Satpol PP. Foto: Arief Ikhsanudin/ detikcom |
Sementara itu, PKL masih tampak berjualan di Jl Lada. Lokasinya di pintu masuk Taman Fatahilah, yang mengarah ke Stasiun Kota.
"Kalau di Jl Lada, kita cuma giring agar tidak mengganggu jalan. Mereka banyak, kita kekurangan anggota. Nanti Maret kita mendapat tambahan dari TNI/Polri," terang Tamo.
"Kita sudah seperti kucing-kucingan dengan PKL. Kalau ditertibkan, mereka kabur, nanti muncul lagi," sambungnya. (aik/elz)












































PKL menjamur di kawasan Tanah Abang. Foto: Arief
Kondisi di Kawasan Kota Tua setelah ada Satpol PP. Foto: Arief Ikhsanudin/ detikcom