TNI Optimalkan Tugas Keamanan di Daerah Rawan Konflik

TNI Optimalkan Tugas Keamanan di Daerah Rawan Konflik

- detikNews
Rabu, 13 Apr 2005 12:36 WIB
Cilodong - Mabes TNI AD akan mengoptimalkan pelaksanaan tugas keamanan di daerah rawan konflik. Daerah yang masih dianggap rawan itu diantaranya NAD, Poso dan Papua dan Maluku.Demikian dikatakan KSAD Letjen TNI Djoko Santoso disela-sela Rapim TNI AD dan Apel Dansat Terpusat 2005 di Markas Divisi Infanteri I Kostrad, Cilodong, Jabar, Rabu (13/4/2005). "Rapim TNI AD dan Apel Dansat Terpusat ditekankan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas keamanan di daerah-daerah yang dianggap masih rawan diantaranya Papua, Poso, Aceh dan Maluku serta daerah perbatasan yang membutuhkan satuan-satuan TNI AD," ujarnya. Rencananya, lanjut KSAD akan dibangun 3 Batalyon Infanteri di Aceh, Poso (1 Batalyon) dan Papua (3 Bataylon). Hingga kini proses pembentukan kesatuan di daerah-daerah itu baru mencapai 25 persen. Selain itu, TNI AD mengoptimalkan pelaksanaan tugas kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam. KSAD menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan secara optimal 8000 personel untuk pengamanan pelaksanaan KTT Asia Afrika (AA) dan peringatan 50 tahun Konferensi AA. Personel TNI itu berasal dari Kodam III/Siliwangi, Kodam Jaya, Kopassus dan penerbang TNI AD. (rif/)


Berita Terkait