Sebelum Ditahan Imigrasi, 16 WNI Dideportasi Turki Saat ke Suriah

Sebelum Ditahan Imigrasi, 16 WNI Dideportasi Turki Saat ke Suriah

Aditya Mardiastuti - detikNews
Minggu, 22 Jan 2017 16:55 WIB
Sebelum Ditahan Imigrasi, 16 WNI Dideportasi Turki Saat ke Suriah
Ilustrasi paspor/Foto: Ari Saputra
Jakarta - Petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng mengamankan 16 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga baru kembali dari Suriah. Mabes Polri mengatakan seluruh WNI tersebut dipulangkan oleh otoritas Turki.

"Mereka rencana mau masuk Suriah tapi keburu diketahui Otoritas Turki makanya dipulangkan," ujar Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono saat berbincang dengan detikcom, Minggu (22/1/2017).

Berdasarkan data dari imigrasi yang diterima detikcom ada 16 nama WNI yang ditahan Bandara Cengkareng. Kombes Awi menyampaikan data yang dilaporkan oleh Densus 88 jumlah WNI itu ada 17 orang. Belum diketahui alasan mereka berangkat ke Suriah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih dalam pemeriksaan densus, 17 orang mereka," ujar dia.

Awi juga membenarkan ada anak kecil yang diamankan dalam kelompok tersebut. "Ya memang mereka beberapa keluarga," jelas Awi.

Awi belum bisa menjelaskan alasan belasan WNI itu terbang ke Suriah. Dia menyebut belasan WNI itu masih dalam pemeriksan Densus 88.

"Masih terus didalami, Saat ini masih diperiksa di Mako Brimob Kelapa Dua," tutup Awi.

Sebelumnya diberitakan Kantor Imigrasi (Kanim) Klas I Khusus Soekarno Hatta dengan Densus 88 mengamankan 16 WNI yang diduga menjadi relawan Suriah. Ke-16 orang itu terdiri dari 8 orang wanita dan 8 orang laki-laki. Mereka adalah FW (25), S (30), M (3), S (23), SMA (35), APA (18), IOM (29), SS (31), RRZ (36), UAS (38), MBM (9), MSR (1), ARR (8), ZKI (2), AIR (9), JF (31).

(ams/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads