Lion Air Rute Balikpapan-Jakarta Delay 2 Jam, Penumpang Protes

Lion Air Rute Balikpapan-Jakarta Delay 2 Jam, Penumpang Protes

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 21 Jan 2017 22:47 WIB
Lion Air Rute Balikpapan-Jakarta Delay 2 Jam, Penumpang Protes
Sejumlah calon penumpang protes atas keterlambatan pesawat ke petugas maskapai di di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan, Kalimantan Timur. (Foto: Arief Kinarno/pasangmata)
Jakarta - Sejumlah calon penumpang Lion Air rute Balikpapan-Jakarta protes kepada pihak maskapai penerbangan. Sebab, selama hampir 2 jam mereka harus menunggu di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Ya, jadi ada sejumlah penumpang yang ingin memastikan informasi soal keterlambatan. Mereka marah ke petugas. Kita harusnya terbang jam 20.00 WITA. Sekarang sudah hampir jam 22.00 WITA," kata seorang pembaca detikcom, Arief Kinarno, ketika dihubungi, Sabtu (21/1/2017).

Arief juga menjadi salah satu penumpang dalam pesawat dengan nomor penerbangan JT 767. Menurut keterangan dari pihak maskapai, keterlambatan yang terjadi dikarenakan sedang mengisi bahan bakar pesawat dan dilakukan pembersihan pesawat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi alasan dari pihak Lion Air, pertama bilang karena kebersihan, pesawatnya sedang dibersihkan. Ternyata di dalam pesawat masih ada sisa penumpang sebelumnya. Alasan keduanya, bilangnya karena pesawat sedang isi bahan bakar. Tapi penumpang banyak yang lihat tidak ada pesawat," ujar Arief.

Sebagaimana peraturan yang berlaku, maskapai penerbangan wajib memberikan kompensasi kepada penumpang bila terjadinya keterlambatan penerbangan. Terkait hal ini, Arief menyatakan beberapa penumpang tidak puas dengan pemberian kompensasi keterlambatan yang ada.

"Kompensasi ada. Tapi kalau sekarang hanya diberikan minuman mineral gelas dan snack. Harusnya kalau diuangkan senilai Rp 20 ribu. Tapi ini mungkin cuma senilai Rp 5.000," ucapnya.

Humas Lion Air Group Andi M Saladin yang coba dikonfirmasi detikcom atas peristiwa ini belum merespons. (jbr/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads