"Ya, jadi ada sejumlah penumpang yang ingin memastikan informasi soal keterlambatan. Mereka marah ke petugas. Kita harusnya terbang jam 20.00 WITA. Sekarang sudah hampir jam 22.00 WITA," kata seorang pembaca detikcom, Arief Kinarno, ketika dihubungi, Sabtu (21/1/2017).
Arief juga menjadi salah satu penumpang dalam pesawat dengan nomor penerbangan JT 767. Menurut keterangan dari pihak maskapai, keterlambatan yang terjadi dikarenakan sedang mengisi bahan bakar pesawat dan dilakukan pembersihan pesawat.
"Jadi alasan dari pihak Lion Air, pertama bilang karena kebersihan, pesawatnya sedang dibersihkan. Ternyata di dalam pesawat masih ada sisa penumpang sebelumnya. Alasan keduanya, bilangnya karena pesawat sedang isi bahan bakar. Tapi penumpang banyak yang lihat tidak ada pesawat," ujar Arief.
Sebagaimana peraturan yang berlaku, maskapai penerbangan wajib memberikan kompensasi kepada penumpang bila terjadinya keterlambatan penerbangan. Terkait hal ini, Arief menyatakan beberapa penumpang tidak puas dengan pemberian kompensasi keterlambatan yang ada.
"Kompensasi ada. Tapi kalau sekarang hanya diberikan minuman mineral gelas dan snack. Harusnya kalau diuangkan senilai Rp 20 ribu. Tapi ini mungkin cuma senilai Rp 5.000," ucapnya.
Humas Lion Air Group Andi M Saladin yang coba dikonfirmasi detikcom atas peristiwa ini belum merespons. (jbr/idh)











































