"Persoalan beruang ini sebetulnya sudah terdeteksi semenjak Gajah Yani mati Mei 2016 lalu. Saat itu kami bersama PKBSI (Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia) melakukan banyak pemeriksaan kepada seluruh hewan. Memang ada yang terkena parasit, salah satunya beruang ini," ujar Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Barat, Sustyo Iriyono kepada wartawan di Bonbin Bandung, Jalan Tamansari, Sabtu (21/1/2017).
Di tempat yang sama Sekjen PKBSI Tony Sumampau mengungkapkan memang benar pada Mei 2016 lalu, beberapa hewan di Bonbin Bandung terkena parasit. Namun sudah pulih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, pihaknya sudah memberikan serangkaian pengobatan. Sehingga sejak Agustus 2016 lalu dipastikan seluruh binatang tidak ada yang sakit.
"Dalam tiga bulan kita melakukan pengobatan, itu dokter hewannya ada di sini. Kami memberikan treatment pada satwa-satwa yang diduga berdasarkan hasil tes lab ini terdapat telur-telur parasit. Sejak Agustus itu boleh dikatakan sudah bersih dari penyakit parasit," terang Tony.
Tony juga mengatakan, indikator hewan sehat atau tidak, bukan didasari bentuk fisik.
"Untuk melihat sehat satwa atau tidak bukan melihat dari tubuh. Proporsional saja. Kardit ini sudah cukup tua, lihat saja giginya sudah enggak ada. Mau dipulihkan bagaimana. Mau pasang gigi palsu? Sudahlah kala sudah usia tua mau diapain lagi," tandasnya. (avi/try)











































