"Ini bukan pertandingan sepak bola atau futsal. Unggul atau tidak itu tidak ditentukan persepsi paslon tapi lebih banyak yang nilai masyarakat Jakarta," ujar Djarot di Rusun Bumi Cengkareng Indah (BCI), Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (21/1/2017).
Djarot mengatakan tidak ada persiapan khusus dalam menghadapi debat kedua yang akan digelar pada hari Jumat (27/1). Djarot menyatakan selalu siap dengan pelaksanaan debat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi Djarot tak mau membocorkan persiapan debat bertema 'Reformasi Birokrasi dan Penataan Kota'. Baginya akan lebih seru jika materi disampaikan saat debat berlangsung.
"Itu nanti kita sampaikan saat debat, iya dong kalo saya sampaikan sekarang nggak seru. Apa yang kita laksanakan praktiknya seperti apa itu nanti saat debat," katanya.
Terkait debat kedua, Ketua KPU Sumarno sebelumnya mengatakan durasi debat akan ditambah 30 menit sehingga total menjadi 2 jam.
"Kalau dari segi waktu, evaluasinya waktu terlalu singkat. Kemarin 90 menit, sekarang akan dibuat 120 menit," ujar Sumarno terpisah.
Sementara panelis debat kedua disebut tengah menggodok materi pertanyaan. Materi debat yang dipersiapkan dirancang untuk menggali substansi program ketiga pasangan calon, yakni Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Ahok-Djarot dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
"Kemarin kami sudah ketemu panelis untuk merumuskan pertanyaan. Tema sudah kami tentukan, jadi temanya reformasi birokrasi, pelayanan publik, serta pembangunan perkotaan," ujar anggota KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos terpisah. (fdn/idh)











































