Timses Wahidin-Andika: Yang Dipolisikan LSI Bukan Tim Kami

Pilgub Banten 2017

Timses Wahidin-Andika: Yang Dipolisikan LSI Bukan Tim Kami

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 20 Jan 2017 17:57 WIB
Timses Wahidin-Andika: Yang Dipolisikan LSI Bukan Tim Kami
Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom
Jakarta - Lembaga Survei Indonesia (LSI) melaporkan salah satu simpatisan pemenangan pasangan calon di pilkada Banten dari Partai Demokrat bernama Ade Supriyadi ke Polda Banten.

Laporan LSI berupa pencemaran nama baik karena mencatut nama LSI dalam sebuah grafik hasil survei dengan judul 'Hasil Survey Terbaru Lembaga Survey Indonesia (LSI) Paslon Gubernur Banten 2017'. Grafik ini kemudian disebar melalui Facebook dan melalui grup WhatsApp tim pemenangan pilkada Banten.

Menurut Wakil Ketua Tim Kampanye Pasangan Wahidin-Andika, Aeng Haerudin dari Partai Demokrat, sosok yang dilaporkan oleh LSI ke Polda bukan bagian dari tim kampanye. Nama Ade Supriyadi yang ia tahu adalah mantan DPRD dan ia sendiri tidak pernah bertemu.

"Saya nggak tahu karena dia bukan tim. Nggak ada nama dia dalam tim. Setahu saya, dia mantan DPRD. Saya juga nggak pernah ketemu," kata Aeng saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (20/1/2017).

Soal laporan LSI ke Polda, Aeng menuturkan hal itu merupakan hak orang yang berkeberatan. Yang jelas, menurutnya, yang dilaporkan bukanlah tim pemenangan Wahidin-Andika. Aeng, yang juga merupakan Ketua DPD Demokrat Provinsi Banten, mengatakan tidak tahu apakah sosok yang mencatut nama LSI tersebut aktif di pilkada Banten atau tidak.

Timses Wahidin-Andika: Yang Dipolisikan LSI Bukan Tim Kami LSI laporkan timses pasangan cagub (Bahtiar Rifa'i/detikcom)


"Kalau dia menjual-jual atau mengatasnamakan lembaga survei dari mana sumbernya, saya wallahua'alam," kata Aeng.

(bri/erd)


Berita Terkait