Tampak di salah satu toko di Blok 1 lantai dasar, sejumlah pedagang mengangkut barang dagangannya secara estafet. Toko itu menjual barang pecah belah, seperti gelas, piring, mangkuk, serta peralatan dapur, seperti panci, rantang, penggorengan, saringan, dan lainnya.
Para pedagang berestafet menyelamatkan barang dagangan (Nathania Riris Michicco/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini banyak yang hangus, cuma banyak juga yang di kardus, jadi kita ambil dipindahinlah," ujarnya.
Seperti yang dilihat detikcom, bangunan toko itu hampir sepenuhnya terbakar. Pemilik toko mengambil barang-barang yang masih ada dan selanjutnya diberikan kepada penjual lain dan seterusnya secara estafet hingga ke luar bangunan.
Para pedagang berestafet menyelamatkan barang dagangan (Nathania Riris Michicco/detikcom) |
Meski banyak barang yang hangus dan menghitam, pedagang tetap saling membantu mengangkut barang-barang tersebut.
"Ini satu deret semua hangus, yang di toko ini kan barang pecah belah masih ada yang utuh, kita bantu ambilin," ucapnya.
Barang dagangan hangus (Nathania Riris Michicco/detikcom) |
Kebakaran di Pasar Senen itu terjadi di Blok 1 dan Blok 2 pada Kamis (19/1) sekitar pukul 04.20 WIB. Petugas pemadam kebakaran mengalami kendala dalam menjinakkan api karena banyak barang yang mudah terbakar di dalam pasar itu.
(dhn/fjp)












































Para pedagang berestafet menyelamatkan barang dagangan (Nathania Riris Michicco/detikcom)
Para pedagang berestafet menyelamatkan barang dagangan (Nathania Riris Michicco/detikcom)
Barang dagangan hangus (Nathania Riris Michicco/detikcom)