Pedagang Pasar Senen Menjerit, Ini Solusi dari Sumarsono

Pedagang Pasar Senen Menjerit, Ini Solusi dari Sumarsono

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 20 Jan 2017 10:04 WIB
Pedagang Pasar Senen Menjerit, Ini Solusi dari Sumarsono
Foto: Muhammad Abdurrosyid/detikcom
Jakarta - Perasaan pedagang di Pasar Senen campur aduk saat menyaksikan kios mereka dilahap si jago merah. Pemprov DKI Jakarta menawarkan sejumlah solusi untuk meringankan beban para pedagang.

Api masih membara di Blok 1 Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat 20 Januari 2016, hingga pagi ini. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga Kamis 19 Januari 2017 pukul 20.30 WIB, ada jumlah kios yang terbakar menjadi 1.691 kios.

"Sampai sini, lemas saya, lihat kondisi sudah merah semua. Pasrah saja saya, ya Allah," kata Syafwati (54), pemilik kios baju bekas impor di lantai 2 dan lantai 3 ini. Para pedagang yang mengalami kerugian

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemadam kebakaran hingga kini terus berjuang memadamkan api. Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menjamin pedagang di Pasar Senen akan dapat kembali berjualan. Dia mengimbau pedagang tidak khawatir karena Pemprov DKI akan turut membantu.

Pria yang akrab disapa Soni ini menawarkan sejumlah solusi mulai dari kios penampungan sementara untuk pedagang hingga mempercepat cairnya asuransi untuk pedagang.

Berikut solusi dari Sumarsono:

Pedagang Bisa Jualan Lagi

Foto: Dewi Irmasari/detikcom
Sumarsono meninjau lokasi kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat, untuk memastikan kondisi terakhir kios-kios yang terbakar.

Tiba di lokasi, banyak warga yang langsung mengeluh kepada Sumarsono karena barang dagangannya ludes terbakar. Dia menegaskan kepada warga bahwa pemerintah akan bertindak dan menyiapkan kios baru di blok 5.

"Nggak mungkin pemerintah membiarkan begitu saja. Semua nanti kita masukkan ke blok 5, jumlahnya 700 (kios) di sana. Kalau kekurangannya kita cari tempat lagi, di dekat bioskop, di situ masih bisa," kata Sumarsono di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2017).

"Jadi semua tidak usah khawatir dengan suasana seperti ini, yang penting kita sampai padam," tambahnya.

Sumarsono menjamin pedagang di Pasar Senen akan dapat kembali berjualan. Dia mengimbau pedagang tidak khawatir karena Pemprov DKI akan turut membantu. "Tapi yang jelas pedagang bisa berjualan lagi. Pemerintah memberikan jaminan. Oke? Tidak usah khawatir, yang penting kita bantu untuk penyelamatan ini dulu. Mau besok mau lusa, bisa kita lihat situasinya ya," paparnya.

Setelah menjawab keluh kesah warga, Sumarsono bertanya apakah masih ada pedagang yang ingin bertanya. Para pedagang pun berkata hanya akan menunggu realisasi janji dari Sumarsono. "Kami nunggu janji Pak Plt saja," jawab salah satu warga.

Evaluasi Pasar dan Asuransi

Foto: Dewi Irmasari/detikcom
Sumarsono segera melakukan evaluasi menyeluruh kondisi pasar di Ibu Kota. Sarana dan prasarana pasar harus memenuhi standar.

"Saya akan lakukan evakuasi mengenai kondisi pasar, menyeluruh di Jakarta untuk mencegah kemungkinan kebakaran lagi. Dengan kejadian Pasar Senen, kami akan evaluasi lalu action konkrrt, seperti saat kecelakaan KM Zahro," kata pria yang akrab disapa Soni ini di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2017).

Menurut dia, tindakan Pemprov DKI Jakarta harus komperhensif dan relevan diterapkan dalam jangka waktu panjang. Ia menilik ada dua faktor utama penyebab kebakaran, yaitu kesalahan pedagang pasar yang kerap membuat instalasi tanpa mengetahui kapasitas kabel listrik. Selanjutnya adalah sarana dan prasarana yang tidak memadai untuk proses evakuasi.

"Sarana dan prasarana yang ada harus minimal memenuhi standar bangunan, misalnya ada pintu evakuasi minimal dua. Ada pintu yang bisa mobil pemadam kebakaran masuk. Apa (penyebab kebakaran) karena fasilitas yang relatif kurang terkontrol dalam perijinan atau karena faktor manusianya," terang dia.

Disinggung soal para pedagang yang merugi pascakebakaran, Soni berkata pihaknya hanya dapat mendorong perusahaan asuransi untuk lebih cepat mencairkan dana pengganti. Pemprov hanya akan menggelontorkan dana untuk pedagang korban kebakaran jika ada korban jiwa dari keluarga.

"Yang penting asuransi seluruh pedagang pasar di situ. Kecuali ada korban jiwa, baru pemerintah memberikan santunan," ujar Soni.

Kios Sementara Siap 1 Minggu

Foto: Ahmad Mustaqim/detikcom
Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, memastikan semua pedagang terdampak kebakaran mendapatkan kios penampungan sementara.

"Ini akan segera, tadi sudah ada pembahasan. Lay out-nya juga sudah kita buat. Nanti saya mintakan pihak PT Pembangunan Jaya akan segera melakukan sosialisasi kepada mereka. Pokoknya pada prinsipnya kita berkeinginan segera mereka bisa masuk ke tempat penampungan," ujarnya saat memantau lokasi kebakaran, pelataran Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/17) jelang pergantian hari.

Dia memaparkan blok lokasi yang digunakan di blok lima sebagai penampungan itu adalah lantai satu seluas setengah lantai, lantai dua, lantai lima, dan lantai enam.

"Bahkan Pak Gubernur (Plt Gubernur DKI -red), malam ini memerintahkan kalau masih kurang, lantai tujuh pakai, pada prinsipnya para pedagang itu harus tertampung," kata dia.

Mangara berharap kios sudah bisa dipersiapkan dalam satu pekan ke depan. Selain itu pedagang diminta untuk menerima tempat sementara tersebut.

"Hanya namanya tempat penampungan jangan dianggap, kalau tadinya dia punya kios lebar 6 meter maka harus dapat 6 meter, ya tidak," ujar Mangara.



Halaman 2 dari 4
(aan/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads