Ketiga pelaku begal yang ditangkap adalah Erwin Panca Pratama, Roy Martin, Medi Saputra. Ditangkap juga Eka Pria yang menjadi penadah motor hasil begal.
"Tersangka atas nama Medi Saputra terpaksa dilakukan tindakan tegas. Tersangka melakukan perlawanan dengan senjata tajam," kata Kepala Polres Kota Palembang, Kombes Wahyu Bintono HB, dalam keterangannya, Kamis (19/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok. Istimewa |
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Palembang Kompol Maruly menambahkan keterangan, para pelaku biasa beraksi di kawasan Jakabaring. Ada 10 laporan yang diterima pihak kepolisian terkait kejahatan yang dilakukan para pelaku.
"Mereka ini melakukan aksinya bersama-sama. Modusnya macam-macam, mulai bertanya alamat, atau menunggu sasaran di jalan yang sepi," kata Maruly.
Saat beraksi, para pelaku kerap melakukan kekerasan terhadap para korbannya. Ada korban begal yang dipukuli dan sengaja dijatuhkan dari atas motor.
"Malah ada satu korban yang tewas karena mereka tusuk dengan senjata tajam. Perbuatan mereka tergolong sadis selama ini," sebut Maruly.
Saat ini polisi terus mengembangkan jaringan komplotan begal ini. "Sebab, hasil rampasan motor selalu mereka jual ke penampung dalam jaringan mereka," sambungnya.
(cha/fdn)












































Foto: Dok. Istimewa