"Jadi konsep pasar, memang saya sudah sampaikan, tidak boleh orang menumpuk toko itu untuk gudang karena konsep pasar itu sebenarnya untuk dagang. Jadi barang tidak boleh menumpuk terlalu banyak," kata Ahok seusai acara bedah buku di sebuah hotel di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Kamis (19/1/2017).
"Tidak boleh orang memiliki lima sampai sepuluh kios dan setengahnya dibuat untuk gudang. Ini yang bahaya. Kita harus adil," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, tapi sekarang saya nggak bisa merintah apa-apa. Tapi sebagai gubernur nonaktif, saya sudah kontak, saya sudah kontak Dirut Pasar Jaya, Dirut Pembangunan Jaya. Saya nggak berhak perintahlah, saya hanya kasih masukan," tutur Ahok.
"Yang paling dibutuhkan sekarang, sediakan tempat penampungan sementara," lanjutnya.
Ahok pun mengakui bahwa Pasar Senen tidak memiliki sistem pemadaman api yang memenuhi standar. Alasannya, gedung tersebut adalah gedung tua. Karena itu, Ahok akan merenovasi gedung Pasar Senen. Rencananya, proses awal renovasi akan dimulai pada bulan Februari 2017.
"Ke depan memang gedung itu sudah terlalu tua. Sistem kebakarannya nggak bisa nahan. Kita nggak bisa toleransi lagi kalau gedung-gedung baru tapi pemadamnya jelek," tegas Ahok.
"Pasti harus bangun ulang. Harusnya Februari ini, PD Pasar Jaya itu bisa groundbreaking," tutupnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan ada 1.012 kios di Pasar Senen yang terbakar. Pemkot Jakarta Pusat pun akan membahas penyiapan lokasi penampungan para pedagang.
"Habis ini saya akan bertemu dengan pengelola untuk menentukan tempat penampungan pedagang," ujar Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede kepada wartawan saat meninjau lokasi kebakaran di Pasar Senen, Kamis (19/1).
(bis/bag)











































