Dalam pemaparan hasil survei dari Polmark yang diterima detikcom, Kamis (19/1/2017), mereka menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%. Sebanyak 1.200 responden dengan proporsi gender seimbang yang tersebar di 120 kelurahan secara merata. Tiap kelurahan dibagi lima RT secara acak, yang masing-masingnya dipilih dua keluarga. Survei dilakukan pada 6-12 Januari 2017.
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) adalah cagub yang paling populer dengan persentase 97,1%, disusul Anies Baswedan dengan persentase 94,2%, lalu Agus Harimurti Yudhoyono pada 94,1%. Sementara itu, untuk calon wakil gubernur, yang paling populer adalah Sandiaga Uno dengan 92,7%, lalu Sylviana Murni dengan 91,7%, dan Djarot Saiful Hidayat dengan 91,5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hasil survei Polmark, akseptabilitas tampak linear dengan elektabilitas. Pasangan Anies-Sandi tertinggi dengan 25,3%, Agus-Sylvi menempel ketat dengan 23,9%, kemudian Ahok-Djarot 20,4%.
Sebanyak 23 persen responden merahasiakan pilihannya dan 7,4 persen tak menjawab. Namun Polmark menghitung preferensi responden yang merahasiakan pilihannya sebanyak 6,4% tidak menjawab, 6,4% memilih Anies-Sandi, 6% memilih Agus-Sylvi, dan 4,2% memilih Ahok-Djarot. (bag/imk)











































