Cawagub Embay Ingin Gajinya Diberikan ke Mahasiswa Berprestasi

Pilgub Banten

Cawagub Embay Ingin Gajinya Diberikan ke Mahasiswa Berprestasi

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 19 Jan 2017 18:02 WIB
Cawagub Embay Ingin Gajinya Diberikan ke Mahasiswa Berprestasi
Foto: Cawagub Embay (Bahtiar-detikcom)
Serang - Cawagub Banten Embay Mulya Syarief ingin ketika dirinya menjadi wakil gubernur, rumah dinas dan gaji yang ditanggung oleh pemerintah diberikan untuk membantu para mahasiswa berprestasi di Banten.

Menurut Embay, mahasiswa di Banten nanti bisa menempati rumah dinasnya dengan catatan bahwa harus berprestasi namun datang dari keluarga tidak mampu. Ia sendiri akan menempati tempat tinggalnya selama ini di Pekarungan, Kota Serang.

"Saya sudah punya rumah. Jika menjadi wagub saya serahkan itu ke anak mahasiswa yang datang dari jauh, yang tidak bisa bayar uang kost atau kontrakan," kata cawagub Embay Mulya Syarief kepada wartawan usai kampanye di Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (19/1/2017). Asalkan dengan catatan, menurutnya mahasiswa dapat merawat rumah dinas dengan baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rumah dinas tersebut nanti akan menjadi rumah rakyat. Mahasiswa seperti dari IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten atau Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang dari pelosok daerah bisa menginap di sana. Dan bila perlu, menurut Embay, upah perbulan yang didapat jadi wakil gubernur Banten akan ia berikan semuanya untuk kepentingan mahasiswa berprestasi.

"Gaji kalau diperlukan misalnya anak itu tidak bisa bayar uang kuliah, sok saya kasih," katanya menegaskan.

Di kesempatan kampanye di Cipocok Jaya, Kota Serang Embay juga memberikan paparan mengenai kritiknya soal pengelolaan kota pusat provinsi. Menurutnya sebagai etalase dan daerah yang pertama kali diinjak oleh tamu dari luar, Kota Serang perlu mendapatkan perhatian khusus.

"Artiya perlu pembenahan dan belum berdaya. Serang terasa makin sempit dan perlu perhatian khusus," katanya.

Provinsi sebagai wakil dari pemerintahan pusat di daerah menurutnya memang tidak memiliki wilayah. Namun, provinsi punya kewajiban untuk membantu daerah di bawahnya. Ia menjadi koordinator dan jika nanti misalkan koordinasi dengan kabupaten dan kota, bupati atau wali kota tidak bisa tidak harus datang ketika diundang gubernur.

Selain itu menurut Embay, jika dirinya nanti betul-betul menjadi wakil gubernur akan memperjuangkan pemeliharaan ringan untuk jalan tingkat kelurahan. Pemeliharaan ini dalam pandangannya akan lebih efektif dan efisien jika dilakukan oleh desa atau kelurahan.

"Selama ini kan pemeliharaan jalan menunggu rusak dulu. Saya perjuangan jalan yang melewati desa dan kelurahan," katanya.

Pekerjaan merawat seperti merawat selokan, genangan air di jalan, atau saluran irigasi. Hal-hal seperti ini yang menurut Embay tidak perlu menunggu 1 tahun.

"Ini kita coba tekan supaya jalan tetap bagus. Bagaimanapun masyarakat bayar pajak untuk jalan. Insya Allah saya perjuangan 90% pajak kendaraan bermotor dikembalikan lagi ke jalan," ujarnya di depan peserta kampanye. (bri/rvk)


Berita Terkait