Kosgoro 1957 Islah, Agung Laksono Jadi Ketum dan Aziz Jabat Waketum

Kosgoro 1957 Islah, Agung Laksono Jadi Ketum dan Aziz Jabat Waketum

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 19 Jan 2017 17:20 WIB
Kosgoro 1957 Islah, Agung Laksono Jadi Ketum dan Aziz Jabat Waketum
Kosgoro 1957 Agung Laksono dan Aziz Syamsudin islah. (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Dualisme yang sempat melanda Kosgoro 1957 akhirnya usai. Kubu Agung Laksono dan Aziz Syamsudin, yang sempat sama-sama memimpin ormas pendiri Golkar itu, kini meneken kesepakatan islah.

Penandatanganan kesepakatan islah itu disaksikan oleh Ketum Golkar Setya Novanto di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (19/1/2017). Agung menjabat Ketum dan Aziz kini duduk sebagai Waketum.

"Kami akan meminta seluruh jajaran Kosgoro 1957 agar persiapkan tugas yang membantu Golkar dalam pilkada bulan Februari 2017, dan disusul Pilkada pada 2019, dan kemudian (pemilu serentak) 2019," kata Agung Laksono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Novanto mengucap syukur telah tercapai kesepakatan islah antara Kosgoro 1957 kubu Agung dan Aziz. Dengan bersatunya Kosgoro 1957, Novanto berharap konsolidasi Kosgoro semakin kuat.

"Ini sejarah luar biasa, bahwa Partai Golkar menyatukannya kembali. Dengan adanya kesepakatan islah, maka saya serahkan, mantapkan konsolidasi dari pusat, provinsi, kecamatan sampai desa, Kosgoro yang ada," ujar Novanto.

Sementara itu, Aziz mengatakan kesiapannya bersama dengan Agung. Hal tersebut dia lakukan untuk kemajuan Partai Golkar.

"Saya merujuk pada hasil rapimnas di JCC untuk melakukan duduk bersama, dan saya menyatakan siap duduk bersama. Berselang beberapa waktu, saya dipanggil Ketua DPP Golkar. Saya menyatakan siap, sepanjang untuk kebesaran dan kemenangan DPP, saya siap," ujar Aziz.

Sebelumnya, Kosgoro 1957 terpecah setelah Aziz mengadakan Mubeslub di Bali pada 16 Januari 2016. Kubu Agung mengatakan mubeslub tidak sah karena Aziz bukan pengurus Kosgoro 1957. Sedangkan kepengurusan Agung berjalan sampai 2018. (aik/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads