Polisi Sudah Periksa 20 Saksi Terkait Kasus Bansos Pramuka

Polisi Sudah Periksa 20 Saksi Terkait Kasus Bansos Pramuka

Bartanius Dony - detikNews
Kamis, 19 Jan 2017 15:43 WIB
Polisi Sudah Periksa 20 Saksi Terkait Kasus Bansos Pramuka
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul (Bartanius Dony A/detikcom)
Jakarta - Sylviana Murni dipanggil Bareskrim untuk dimintai keterangan terkait dengan dugaan korupsi dana bantuan sosial Pemprov DKI Jakarta di Kwarda Pramuka DKI tahun anggaran 2014-2015. Polisi mengatakan sudah ada 20 orang yang diperiksa sebelum Sylviana.

"Ada 20 orang (yang diperiksa sebelum Sylvi)," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di kantornya, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2017).

Martinus tidak menjelaskan secara rinci soal ke-20 orang yang sudah diperiksa, namun ia hanya menjelaskan bahwa 20 orang itu dari jajaran Pemprov DKI Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya (dari Pemprov DKI Jakarta), sejak Desember (2016) lah," ujar Martinus saat dimintai konfirmasi.

"Mereka yang terkait dengan dugaan penyelidikan TPK (tindak pidana korupsi)," tambahnya.

Martinus menambahkan penyelidikan ini dilakukan berdasarkan aduan masyarakat. Atas laporan ini, Bareskrim Polri memanggil Sylviana Murni untuk dimintai keterangan pada Jumat besok.

"Terhadap kasus ini sudah ada aduan masyarakat, kemudian berproseslah ini," ucapnya.

Martinus menjelaskan saat itu Sylviana menjabat Deputi Bidang Kebudayaan dan Pariwisata sekaligus Ketua Kwarda Pramuka DKI Jakarta. Saat itulah ada aliran dana dari pemerintah ke Kwarda DKI sebesar Rp 6,81 miliar pada 2014 dan Rp 6,81 miliar pada 2015.

"Waktu itu, Bu Sylvi menjabat Deputi Pariwisata sekaligus Ketua Kwarda Pramuka. Ada dana yang bergulir ke situ kan (kwarda), dari pemerintah," jelas Martinus.

Dari aliran dana itu, patut diduga adanya penyelewengan.

"Kan ini patut diduga ada dana yg tidak bisa dipertanggungjawabkan atau apalah, tindak pidana korupsi," pungkas Martinus.

Sylvi dijadwalkan diundang oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri pada Jumat (20/1) besok di Gedung Ombudsman RI, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. (rvk/tor)


Berita Terkait