DetikNews
Kamis 19 Januari 2017, 15:17 WIB

Polisi Tangkap 1 WNA dan 5 WNI Pengedar Dolar Palsu

Arief Ikhsanudin - detikNews
Polisi Tangkap 1 WNA dan 5 WNI Pengedar Dolar Palsu Polisi menunjukkan barang bukti dolar AS palsu (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Polsek Tamansari menggagalkan peredaran dolar Amerika Serikat (USD) palsu di daerah pertokoan Tamansari, Jakarta Barat. Penangkapan itu menjaring seorang warga negara Singapura dan lima warga negara Indonesia.

"ZN, seorang warga negara Singapura, kami amankan karena menukarkan uang palsu di salah satu money changer di daerah Tamansari. ZN ditangkap pada 14 Desember 2016," kata Kapolsek Metro Tamansari AKBP Nasriadi dalam keterangan pers di Mapolsek Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (19/1/2017).

Setelah melakukan interogasi terhadap ZN, Polsek Metro Tamansari menangkap lima orang lainnya. Kelima orang itu adalah YT, RKM, WL, RK, dan AZ.

"Dari tersangka, kami menyita dolar palsu sebanyak USD 100.000 dengan pecahan USD 100. Kami juga menyita alat cetak berupa komputer, printer, alat potong, dan alat sablon," ujar Nasriadi.

Sindikat itu memiliki peran masing-masing. Polisi menyebut ZN berperan sebagai penukar uang, sedangkan lima kawannya membawa uang palsu.

"ZN memiliki jaringan money changing. Sedangkan uang palsunya dicetak di Yogyakarta," jelas Nasriadi.

"Setelah itu, sebuah money changer di Jalan Gajah Mada melaporkan telah terjadi penukaran uang asing palsu dengan skala besar," kata Nasriadi.

Ia menduga komplotan ini sudah lama mengedarkan uang palsu. Mereka tak hanya mencetak USD, tapi juga mata uang asing lainnya.

"Dalam master yang tersimpan di flasdisk, terdapat master dolar Singapura, mata uang Brasil, dan lainnya," kata Nasriadi.

Pihak polsek masih memburu satu orang tersangka. "Mereka diancam dengan Pasal 244 KUHP, dengan ancaman 15 tahun penjara," kata Nasriadi.


(aik/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed