Pantauan detikcom, Kamis (19/1/2017), sekitar pukul 13.00 WIB, massa gabungan dari ormas dan LSM ini meninggalkan area mimbar bebas di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Peserta aksi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Jawa Barat Bersatu ini menuntut pembubaran kelompok anti-Pancasila. Pertunjukan pencak silat menjadi acara pamungkas untuk menghibur massa yang hadir sejak pagi tadi.
Sejumlah polisi berseragam terlihat berjaga-jaga untuk melakukan pengamanan di lokasi kegiatan mimbar bebas masyarakat pembela Pancasila ini.
Sebelumnya, Sukmawati Soekarnoputri ikut menghadiri apel akbar itu. Dia turut berorasi di hadapan massa gabungan ormas, LSM, dan kelompok dari berbagai daerah di Jabar.
Dia bercerita soal Kota Bandung memiliki catatan sejarah perjuangan Indonesia. Sukmawati tidak pernah lupa akan kota Paris van Java ini.
"Terutama catatan sejarah pejuang yang tangguh, pejuang gigih, ulet, dan bernyali untuk merdeka. Siapa beliau?" tanya Sukmawati, yang berbaju hitam dipadu dengan selendang batik.
Masa berteriak serempak, "Bung Karno!"
"Hidup Pancasila, hidup NKRI," ucap Sukmawati melalui pengeras suara.
Di area apel ini terbentang sejumlah spanduk yang, antara lain, bertulisan 'USIR ANTI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BERBANGSA DAN BERNEGARA', 'USIR ANTI TOLERANSI BERBUDAYA DAN BERBANGSA'. (bbn/dhn)











































