Saori datang sekitar pukul 12.50 WIB, Kamis (19/1/2017). Mengenakan blazer berwarna cokelat, dia datang bersama seorang pria.
"Ini kakak ipar saya," ujar Saori.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak ada persiapan khusus ya," ujar Saori.
Saori merupakan WN Jepang karena ayahnya merupakan warga Jepang. Sedangkan ibunya adalah wanita asal Surabaya, Jawa Timur. Saori selama hidupnya selalu tinggal di Indonesia, khususnya Kota Jakarta dan Surabaya. Sebelum ke Jakarta, Saori di Surabaya. Di sana dia tinggal bersama orang tuanya.
Kasus penganiayaan itu terjadi pada Jumat (21/10/2016) pagi. Saori terbangun dari tidur karena mendengar suara berisik dari kamar yang ditempati kekasihnya. Dia juga melihat piring-piring berantakan.
Saori saat dirawat Foto: Saori dan kekasih Saori (jas hitam)/ Ist |
Tak lama kemudian, petugas satpam datang dan melerai pemukulan itu. Saori dibawa ke RS Tria Dipa dan kekasihnya keluar dari apartemen. Petugas satpam juga menahan KTP Joselito saat itu. (fjp/fjp)











































Saori saat dirawat Foto: Saori dan kekasih Saori (jas hitam)/ Ist