Rasyid Kaget Warung Milik Mertuanya di Pasar Senen Ikut Terbakar

Rasyid Kaget Warung Milik Mertuanya di Pasar Senen Ikut Terbakar

Akhmad Mustaqim - detikNews
Kamis, 19 Jan 2017 11:49 WIB
Rasyid Kaget Warung Milik Mertuanya di Pasar Senen Ikut Terbakar
Pedagang nasi padang berjualan dekat halte busway karena kebakaran Pasar Senen, Kamis (19/1/2017). Foto: Akhmad Mustaqim/detikcom
Jakarta - Rasyid tak menyangka warung nasi padang milik mertuanya di Pasar Senen ikut terbakar. Kobaran besar api dari Blok 2 Pasar Senen ikut menghanguskan warung nasi yang berada dekat flyover Senen.

"Kita punya toko di sini, nasi Padang. ini dagangan mertua," kata Rasyid kepada detikcom, Kamis (19/1/2017).

Pedagang nasi padang berjualan dekat halte busway karena kebakaran Pasar Senen, Kamis (19/1/2017)Pedagang nasi padang berjualan dekat halte busway karena kebakaran Pasar Senen, Kamis (19/1/2017) Foto: Akhmad Mustaqim/detikcom


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mulanya Rasyid yang tinggal dekat Pasar Senen tak curiga dengan suara mobil pemadam yang hilir mudik saat kebakaran dilaporkan terjadi pukul 04.20 WIB. Saat itu Rasyid menduga kebakaran terjadi di lokasi lain.

Tapi Rasyid kaget saat datang ke Pasar Senen sekitar pukul 06.00 WIB. Kobaran api sudah membesar dan banyak petugas pemadam dan para pedagang lalu lalang di sekitar lokasi.

"Masakan sudah matang, pas sampai sini, eh tahunya kebakaran," sambungnya.

Saat ini Rasyid terpaksa mengungsikan makanan dagangannya di dekat halte Senen Sentral. Dibantu sejumlah kerabat, Rasyid kini mengemas makanan yang disajikan dalam bungkusan.

"Jual di pinggir jalan saja lah, daripada mubazir, sudah bungkusan saja," sebutnya.

Rasyid (bertopi) yang akhirnya berjualan dekat halte busway karena kebakaran Pasar Senen, Kamis (19/1/2017)Rasyid (bertopi) yang akhirnya berjualan dekat halte busway karena kebakaran Pasar Senen, Kamis (19/1/2017) Foto: Akhmad Mustaqim/detikcom


Hingga pukul 11.45 WIB, api masih berkobar di Pasar Senen. Ada 56 mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi.

Struktur blok dengan lorong-lorong sempit dan banyaknya barang yang mudah terbakar membuat api sulit dipadamkan. Di blok 2 Pasar Senen banyak diisi pedagang aksesoris.

(fdn/dha)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini