Pedagang Paksa Masuk Pasar Senen untuk Selamatkan Dagangan

Kebakaran Pasar Senen

Pedagang Paksa Masuk Pasar Senen untuk Selamatkan Dagangan

Ahmad Ziaul Fitrahudin - detikNews
Kamis, 19 Jan 2017 09:05 WIB
Pedagang Paksa Masuk Pasar Senen untuk Selamatkan Dagangan
Pedagang menyelamatkan dagangannya. (Dewi Irmasari/detikcom)
Jakarta - Para pedagang di Pasar Senen, Jakarta Pusat, memaksa masuk ke lokasi kebakaran untuk menyelamatkan dagangannya. Petugas pemadam kebakaran sudah melarang pedagang memasuki kawasan tersebut.

Pengamatan detikcom di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2017), banyak pedagang mengambil dagangan melalui Blok II lantai 1. Diketahui api di kawasan tersebut sudah bisa dijinakkan oleh petugas.

Pedagang Paksa Masuk Pasar Senen Untuk Selamatkan DaganganPara pedagang menyelamatkan dagangannya dari kebakaran di Pasar Senen. (Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcom)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran melarang pedagang mengambil dagangan melalui Blok IV. Sebab, di lokasi tersebut api masih terus membara.

Pedagang Paksa Masuk Pasar Senen Untuk Selamatkan DaganganPara pedagang menyelamatkan dagangannya dari kebakaran di Pasar Senen. (Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcom)


Namun ada pedagang yang tetap memaksa masuk untuk mengambil dagangannya yang berada di blok tersebut. Pedagang tersebut dikawal oleh polisi serta dibantu petugas keamanan pasar dan Satpol PP.


Petugas berupaya memadamkan api di Pasar SenenPetugas berupaya memadamkan api di Pasar Senen. (Dewi Irmasari/detikcom)

Arus lalu lintas di kawasan Pasar Senen macet dari arah Gunung Sahari hingga Bungur. Begitu juga di perempatan Senen arah Jalan Kramat.

Pedagang Paksa Masuk Pasar Senen Untuk Selamatkan DaganganPara pedagang menyelamatkan dagangannya dari kebakaran di Pasar Senen. (Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcom)


Kebakaran di kios aksesori Pasar Senen terjadi pada pukul 04.43 WIB. Sebanyak 42 mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.



(ams/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads