Orang Tua Taruna ATKP Makassar yang Tewas Minta Kejelasan Polisi

Orang Tua Taruna ATKP Makassar yang Tewas Minta Kejelasan Polisi

Adhar Muttaqin - detikNews
Rabu, 18 Jan 2017 20:39 WIB
Orang Tua Taruna ATKP Makassar yang Tewas Minta Kejelasan Polisi
Foto: Ari Pratama, Taruna ATKP Makassar yang tewas (Adhar-detikcom)
Maros - Orang tua Ari Pratama, Taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, berencana mendatangi Polres Maros. Ari yang merupakan taruna asal Trenggalek ini diduga meninggal secara tidak wajar.

"Hari ini tadi saya sudah dihubungi oleh Kepolisian Maros agar segera ke sana (Maros), Insya Allah kami akan menindaklanjuti pada awal minggu depan," kata ayah Ari, Gunawan kepada detikcom, Rabu (18/1/2017)

Menurutnya, rencana kedatangannya ke Polres Maros tersebut untuk melengkapi sejumlah berkas yang dibutuhkan kepolisian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihaknya berharap, pengungkapan kasus tersebut bisa segera membuahkan hasil, sehingga kecurigaan pihak keluarga yang selama ini terjadi terjawab sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

"Kami ingin terang seterang-terangnya, sebetulnya apa yang terjadi. Kalau memang hasil penyelidikan dan otopsi nanti memang nanti menyatakan kematian Ari wajar akan kami terima, tapi kalau tidak wajar, tentu hukum harus ditegakkan," ujarnya.

Gunawan mengaku bersyukur, karena pihak Kepolisian Makassar dan Polres Maros telah menindaklanjuti pengaduan yang ia sampaikan melalui surat. Pihaknya juga mendukung langkah yang ditempuh kementerian perhubungan untuk menerjunkan tim investigasi terkait kasus yang menimpa anaknnya.

Sebelumnya diberitakan, Ari Pratama, taruna ATKP Makassar asal Dusun Tompe, Desa Tegaren, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek ditemukan tenggelam di kolam renang Tirta Yudha Kariango, Brigif Para Raider 3/TBS Kariango, Maros pada 19 Desember 2016.

Kematian taruna semester III tersebut dinilai tidak wajar dan diduga ada penyebab lain oleh pihak keluarga. Keluarga menduga pada jasad korban ditemukan luka memar di bagian perut serta mulut mengeluarkan darah segar.

(rvk/nkn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini