Johan Budi: Tim Saber Pungli Bisa Berantas Jual Beli Jabatan

Johan Budi: Tim Saber Pungli Bisa Berantas Jual Beli Jabatan

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 18 Jan 2017 20:13 WIB
Johan Budi: Tim Saber Pungli Bisa Berantas Jual Beli Jabatan
Foto: Johan Budi di Istana
Jakarta - Presiden Jokowi ingin menghapus praktik jual-beli jabatan. Jubir Kepresidenan Johan Budi menyebut, Satgas Sapu Bersih Pungli (Saber Pungli) bisa berfungsi untuk memberantas praktik ini.

"Saber pungli itu bisa sebenarnya masuk ke situ," kata Johan Budi di Kantor Presiden, Komleks Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017).

Maka tak perlu lagi untuk membentuk satgas khusus pemberantas jual beli jabatan. Sudah ada Satgas Saber Pungli yang bisa menyasar pejabat atau kepala daerah nakal di berbagai level.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang untuk menjadi kepala dinas, misalnya, lalu bosnya siapapun dia kemudian minta uang. Perangkat untuk menindak itu ada," kata Johan.

Selain ada Satgas Saber Pungli yang pengendali dan penanggungjawabnya dijabat Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, ada pula lembaga penegak hukum lain yang bisa menindak praktik jual beli jabatan.

"Ada KPK, kejaksaan, kepolisian, ada juga Saber Pungli yang baru. Itu urutannya," tutur Johan.

Meski belum ada keputusan soal praktis penindakan jual beli jabatan, Johan menjelaskan Presiden Jokowi membahas tema ini dalam rapat terbatas berkenaan dengan Aparatur Sipil Negara, siang tadi. Untuk level pemerintahan daerah, diharapkan masing-masing kepala daerah bisa berkomitmen memberantas jual beli jabatan.

"Memang harus diketahui bahwa ada pegawai negeri yang menjadi domain Pemda," kata Johan. (dnu/bag)


Berita Terkait