Tito mencontohkan, tindakan Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi yang memberikan bantuan kepada masyarakat yang menderita penyakit secara tulus dan ikhlas.
"Kemarin saya juga ambil apel 3 minggu yang lalu di Cimahi, Kapolresnya kenapa viral di media sosial, (karena) Kapolres ini secara tulus memberikan bantuan kepada warga masyarakat yang dia menderita penyakit, dia datangin, tidak disetting di media dan itu menjadi viral di media nah ini beda antara yang direkayasa dengan yang natural," terang Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena ketulusan Ade Ary inilah yang membuat Tito tertarik untuk memberikan apel di Mapolres Cimahi. Tidak hanya itu, dalam kesempatan itu, Tito juga memberikan 'job' yang lebih baik bagi Ade Ary.
"Dan tidak tanggung-tanggung, gubernur datang, pangdam datang, semua pangkotama datang ke sana dan kita rayakan, kita berikan penghargaan dan saya sampaikan bukan hanya sekadar penghargaan sertifikat, saya minta ini Kapolres jangan lama-lama lagi segera naikan ke tempat yang lebih baik atau naik eselonnya," terang Tito.
Tito mengatakan, pemberian reward dan punishment menjadi komitmennya bagi para jajarannya. Dengan adanya pemberian reward ini, diharapkan anggota kepolisian berkompetisi secara sehat dalam membangun karirnya.
"Setelah itu dampak dari itu sebetulnya saya ingin membangun kompetisi. Yang lain-lain silakan berprestasi juga," sambungnya.
Menurut Tito, akan kelihatan mana anggota yang membantu masyarakat secara tulus dengan yang hanya sekadar settingan. Seperti salah satunya, Kapolri menemukan ada anggota yang memberikan bantuan kepada masyarakat ternyata hanya setingan belaka.
"Ah saya mulai banyak berita-berita, ini Kapolres ini bantu masyarakat yang sedang sakit, membantu masyarakat yang sedang kanker dan lain-lain, masuk di media massa, kita juga nggak bodoh kan," paparnya.
"Saya berterimakasih langkah itu, tapi kemudian kita kirim Propam cek diam-diam itu natural atau dibuat-buat, 'ijin ndan ini di-setting', niru supaya nanti bisa dapat seperti yang di Cimahi, aah ini lain cerita," tuturnya. (mei/idh)











































