Pembukaan operasional hotel ditandai dengan pelepasan kertas segel oleh Gubernur Jambi Zumi Zola dan Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Rabu (18/1/2017).
Fasha mengatakan segel Hotel Novita dibuka karena polisi sudah menetapkan FZ sebagai tersangka kasus penistaan agama terkait dengan kasus pohon Natal berlafaz 'Allah'. Pencabutan segel hotel disebut Fasha juga melibatkan banyak pihak, termasuk ormas Islam.
"Sudah rapat dengan dengan Forkompimda, juga dengan MUI, NU, Muhammadiyah, dan sebagainya. Mayoritas menyetujui pembukaan segel," ujar Fasha.
Pembukaan segel ini juga bertujuan menunjukkan kondisi yang aman di Jambi. "Selama Hotel Novita ditutup, banyak yang berencana datang ke Jambi, batal," sebut dia.
Sementara itu, Gubernur Jambi Zumi Zola menyatakan penutupan Hotel Novita sudah menjadi isu internasional. Para investor, menurutnya, menunggu keputusan yang diambil pemerintah terkait dengan Hotel Novita.
"Ada calon investor yang menanyakan ke saya perihal penutupan Hotel Novita," ujar Zola.
"Untuk itu, setelah bermusyawarah, kami sepakat membuka kembali operasional Hotel Novita. Kami harus menunjukkan ke investor dan dunia internasional bahwa Jambi aman," tuturnya. (fdn/fdn)











































