Tiga buku tentang calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terbit hampir bersamaan menjelang pemungutan suara. Buku pertama adalah tentang pasangan cagub-cawagub nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.
Buku berjudul '101 Alasan Memilih Mas Agus-Mpok Sylvi itu diluncurkan pada Senin (16/1/2017) malam kemarin. Agus mengapresiasi penerbitan buku tersebut.
"Saya apresiasi penulisan buku ini. Ini adalah karya yang dikhususkan pemilihan gubernur dan kampanye. Mudah-mudahan ini bisa jadi bagian sejarah, kemajuan budaya dan demokrasi kita," kata Agus di Balai Budaya, Jalan Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/1) malam.
Agus ingin buku tersebut menjadi acuan bagi pemilih yang belum menentukan pilihannya. Ia ingin agar pemilih tidak lagi bimbang menentukan calon pemimpin bagi Jakarta kelak.
"Kita bisa mewujudkan Jakarta jika kita bersatu. Alasan memilih Agus-Sylvi adalah untuk mencerahkan dan memberi harapan baru bagi semuanya," kata Agus.
Sebelumnya, buku tentang calon Gubernur DKI nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diluncurkan dan dibedah. Buku itu ditulis oleh seorang selebtweet Rudi Valinka, yang juga pemilik akun Twitter @kurawa, dengan judul 'A Man Called Ahok'.
Isi buku ini adalah klarifikasi atas tuduhan Ahok telah menistakan agama Islam. Menurut Rudi, dia mau menulis buku soal Ahok karena ingin melakukan tabayun (klarifikasi) soal kehidupan Ahok. Awalnya, dia hanya penasaran apakah benar Ahok menistakan agama sejak dulu.
Ahok berterima kasih karena perjalanan hidupnya sudah dibukukan oleh selebtweet @kurawa. Ahok sendiri kaget karena tidak pernah diberi tahu bahwa perjalanan hidupnya akan menjadi buku.
"Saya terima kasih. Saya sendiri kaget karena dia (@kurawa) nggak kasih tahu saya," kata Ahok di acara bedah buku 'A Man Called #Ahok Sepenggal Kisah Perjuangan & Ketulusan' di 3 Wise Monkey, Senopati, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017).
Satu lagi buku tentang cagub-cawagub akan diluncurkan hari ini Rabu (18/1/2017). Buku berjudul 'Sandiaga S. Uno-Kerja Tuntas, Kerja Ikhlas: One Way Ticket to Success' akan diluncurkan di Function Room Gramedia Matraman, Jakarta Timur. Buku ini akan dibahas oleh Eddri Sumitro Ito dan Nova Riyanti Yusuf.
Tiga buku tentang cagub dan cawagub DKI itu laksana 'senjata' menjelang laga. Akankah berhasil mempengaruhi pemilih di bilik suara?
(erd/jor)
Buku berjudul '101 Alasan Memilih Mas Agus-Mpok Sylvi itu diluncurkan pada Senin (16/1/2017) malam kemarin. Agus mengapresiasi penerbitan buku tersebut.
"Saya apresiasi penulisan buku ini. Ini adalah karya yang dikhususkan pemilihan gubernur dan kampanye. Mudah-mudahan ini bisa jadi bagian sejarah, kemajuan budaya dan demokrasi kita," kata Agus di Balai Budaya, Jalan Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/1) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita bisa mewujudkan Jakarta jika kita bersatu. Alasan memilih Agus-Sylvi adalah untuk mencerahkan dan memberi harapan baru bagi semuanya," kata Agus.
Sebelumnya, buku tentang calon Gubernur DKI nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diluncurkan dan dibedah. Buku itu ditulis oleh seorang selebtweet Rudi Valinka, yang juga pemilik akun Twitter @kurawa, dengan judul 'A Man Called Ahok'.
Isi buku ini adalah klarifikasi atas tuduhan Ahok telah menistakan agama Islam. Menurut Rudi, dia mau menulis buku soal Ahok karena ingin melakukan tabayun (klarifikasi) soal kehidupan Ahok. Awalnya, dia hanya penasaran apakah benar Ahok menistakan agama sejak dulu.
Ahok berterima kasih karena perjalanan hidupnya sudah dibukukan oleh selebtweet @kurawa. Ahok sendiri kaget karena tidak pernah diberi tahu bahwa perjalanan hidupnya akan menjadi buku.
"Saya terima kasih. Saya sendiri kaget karena dia (@kurawa) nggak kasih tahu saya," kata Ahok di acara bedah buku 'A Man Called #Ahok Sepenggal Kisah Perjuangan & Ketulusan' di 3 Wise Monkey, Senopati, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017).
Satu lagi buku tentang cagub-cawagub akan diluncurkan hari ini Rabu (18/1/2017). Buku berjudul 'Sandiaga S. Uno-Kerja Tuntas, Kerja Ikhlas: One Way Ticket to Success' akan diluncurkan di Function Room Gramedia Matraman, Jakarta Timur. Buku ini akan dibahas oleh Eddri Sumitro Ito dan Nova Riyanti Yusuf.
Tiga buku tentang cagub dan cawagub DKI itu laksana 'senjata' menjelang laga. Akankah berhasil mempengaruhi pemilih di bilik suara?











































