Satu Suara soal RUU Pemilu, Golkar dan NasDem Bentuk Tim

Satu Suara soal RUU Pemilu, Golkar dan NasDem Bentuk Tim

Heldania Ultri Lubis - detikNews
Selasa, 17 Jan 2017 18:12 WIB
Satu Suara soal RUU Pemilu, Golkar dan NasDem Bentuk Tim
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - DPR masih membahas RUU Penyelenggaraan Pemilu. Perdebatan terjadi tentang ambang batas partai lolos ke DPR (parliamentary threshold) dan ambang batas partai mengusung capres (presidential threshold). Menghadapi itu, Golkar dan NasDem sepakat membentuk tim bersama.

Kesepakatan tersebut merupakan hasil pertemuan Ketum Partai Golkar Setya Novanto dengan Ketum NasDem Surya Paloh hari ini. Tim yang dibentuk bersama itu akan membahas soal parliamentary threshold dan presidential threshold.

"Rencana seluruh pembahasan RUU, baik itu pemilu yang menyangkut naskah parliamentary threshold maupun presidential threshold, telah dibentuk kesepakatan adanya tim bersama antara Golkar dan NasDem," ujar Surya Paloh di kantor DPP NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim akan merumuskan pembahasan itu sehingga dapat disepakati dari awal oleh kedua partai ini. Sehingga tidak terjadi perdebatan di antara kedua partai ini ataupun perbedaan pandangan pada pembahasan di fraksi-fraksi. Kesepakatan sudah kami dapatkan," lanjutnya.

Paloh menargetkan pembahasan terkait RUU Pemilu oleh kedua partai akan rampung pada minggu depan. Hasil pembahasan akan menjadi acuan partai dalam menentukan sikap.

"Jadi insya Allah, mudah-mudahan, nanti ketua tim kerja, dalam waktu sesingkat-singkatnya, minggu ini juga sudah menyelesaikan rumusan beberapa pembahasan untuk disepakati kedua partai ini," kata Paloh. (nkn/imk)


Berita Terkait