Jasad Rafika yang Dibunuh di Gowa Diambil Keluarganya

Jasad Rafika yang Dibunuh di Gowa Diambil Keluarganya

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Selasa, 17 Jan 2017 13:53 WIB
Jasad Rafika yang Dibunuh di Gowa Diambil Keluarganya
Keluarga mendatangi RS Bhayangkara. (Amang/detikcom)
Makassar - Jenazah Rafika Hasanuddin (22), yang digorok di rumahnya, di Gowa, Sulsel, dijemput oleh ibundanya, Yusni, bersama puluhan anggota keluarga lainnya di RS Bhayangkara, Makassar. Jasad Rafika sudah diautopsi oleh tim dokter kepolisian.

Jenazah alumni Fakultas Farmasi Universitas Indonesia Timur ini dibawa menggunakan ambulans ke kampung halamannya, di Keluarga Balla, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, yang berjarak sekitar 330 kilometer dari Makassar.

Menurut Kaur Kedokteran Forensik Bidang Dokkes Polda Sulsel Kompol Dr Eko Yulianto SpF, dalam keterangannya, hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik Dokkes Polda Sulsel dan residen forensik Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin memperkirakan korban meninggal sekitar dua atau tiga hari sebelum jasadnya ditemukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari proses autopsi diketahui terdapat luka terbuka di bagian leher dan luka lebam di sekitar wajah. Beberapa sampel rambut yang ditemukan di lokasi kejadian saat ini masih diperiksa di Laboratorium Forensik Polda Sulsel.

"Hasil autopsi ini akan kami berikan ke penyidik Polres Gowa, wewenang penyidik nantinya yang akan mengungkap motif pembunuhan," ujar Eko.

Sementara itu, Ahmad, sepupu korban yang tinggal tidak jauh dari lokasi, menyebutkan dia terakhir kali bertemu dengan Rafika tiga hari sebelum jasad Rafika ditemukan, Jumat siang (13/1). Dari akun Instagram-nya juga diketahui korban sempat mengunggah foto selfie-nya tiga hari yang lalu.

Tante korban, Nur Aini, meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan keponakannya. "Pelakunya harus segera ditangkap dan dihukum berat," ujar Nur Aini di atas mobil ambulans sebelum meninggalkan RS Bhayangkara.

Jasad Rafika yang Dibunuh di Gowa Diambil KeluarganyaKeluarga mendatangi RS Bhayangkara. (Amang/detikcom)


Dalam proses penyelidikan ini, anggota Reskrim Polres Gowa telah memeriksa 5 saksi dan menemukan sebuah smartphone yang diduga milik korban di selokan depan rumah korban.

Pembunuhan itu terjadi di Kompleks Yusuf Bauti Garden Blok A/5, Manggarupi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (16/1) sore kemarin. (mna/rvk)


Berita Terkait