Pemprov DKI Jakarta membangun proyek jalan layang di Pancoran ini guna mengurai kepadatan arus lalu lintas dari arah timur ke barat. "Sekarang proyeknya sudah mulai berjalan, kan sudah ada penempatan MCB (massive concrete barier) di sepanjang trotoar sepanjang 400 meter," ujar Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto kepada detikcom, Selasa (17/1/2017).
Menurut dia, kepolisian telah berkomunikasi dengan pihak Jasa Marga dan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan upaya rekayasa lalu lintas tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan adanya pemasangan separator busway ini tentunya akan terjadi miss traffic yang dapat menimbulkan kemacetan," imbuh Budiyanto.
Selain itu, sebagian trotoar sisi selatan di Jl Gatot Subroto di sekitar lokasi akan dipangkas untuk memperluas badan jalan. Sejumlah MCB telah dipasang di bahu jalan dekat trotoar yang menambah sempit ruas jalan. "Dari tim sudah disiapkan traffic management sampai peralatan traffic management berupa rambu-rambu," kata Budiyanto.
Flyover Pancoran dibangun untuk mengurangi kepadatan di Pancoran yang mengarah dari Cawang ke Kuningan. Jalan layang tersebut memiliki lebar 9 meter dan panjang 847.798 meter. Proyek tersebut diestimasikan selesai dalam waktu 15 bulan. (mei/aan)











































