Massa pendukung Ahok dengan kompak mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak. Mereka tak hanya meneriakkan yel-yel dukungan kepada Ahok, yang tengah menjalani persidangan. Aksi joget bersama dengan irama lagu daerah juga dilakukan bersama-sama.
Pantauan detikcom, Selasa (17/1/2017), salah satu pendukung Ahok naik ke atas mobil dan memberi arahan untuk gerakan berjoget. Lagu pertama yang diputar adalah Poco-poco. Mereka dengan kompak menari mengikuti arahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa pendukung Ahok berjoget di depan Kementan. (Kanavino Ahmad Rizqi/detikcom) |
Massa yang kontra melakukan orasi. (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom) |
Selama dua aksi dari massa pro dan kontra tersebut berlangsung, polisi tetap bersiaga untuk melakukan pengamanan. Mereka membuat barikade serta menyiapkan kawat barier dan mobil water canon.
Untuk mengamankan jalannya sidang, polisi juga telah menyiapkan kawat barier hingga water canon. Sidang kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok saat ini tengah berlangsung. Saksi pertama yang dimintai keterangan adalah Briptu Ahmad Hamdani selaku penerima laporan dari Wilyudin.
Semula dijadwalkan akan ada enam saksi dari pihak jaksa penuntut umum (JPU) yang hadir hari ini, yakni Bripka Agung Hermawan, Briptu Ahmad Hamdani, WIillyudin Dhani, Ibnu Baskoro, Muhammad Asroi Saputra, dan Iman Sudirman.
Namun anggota tim penasihat hukum Ahok, Rian Ernest, mengatakan tidak semua saksi yang dihadirkan tiba di persidangan. Saksi yang tidak hadir adalah Muhammad Asroi Saputra dan Iman Sudirman.
"Saksi tiga dan empat tidak datang sidang," katanya di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (17/1).
(nkn/fjp)












































Massa pendukung Ahok berjoget di depan Kementan. (Kanavino Ahmad Rizqi/detikcom)
Massa yang kontra melakukan orasi. (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)