Dona sempat menghubungi orang tuanya dan mengatakan sering takut karena ada penampakan seram. Rumah Dona beralamat di Kampung Pondok Bereum Desa/Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, dan berada di wilayah hukum Polsek Klapanunggal.
"Keluarganya tidak habis pikir kenapa putrinya sampai nekat berbuat seperti itu. Namun sebelum kejadian kemarin itu dia sempat menelepon dan mengaku ketakutan karena sudah beberapa kali melihat penampakan seram," kata Kapolsek Kalapanunggal, AKP Sumijo kepada detikcom, Senin (16/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ia mengaku ketakutan karena penampakan-penampakan itu dan menceritakan semuanya ke orang tuanya, saat itu juga keluarga sempat meminta dia pulang ke Sukabumi. Saya masih koordinasi dengan keluarganya, mereka kemungkinan akan menjemput ke Pontianak namun belum diketahui pasti kapan waktunya," jelas Sumijo.
Sumijo menambahkan, Dona menelepon keluarga sepekan sebelum aksi motoran sambil telanjang tersebut. Selain menceritakan penampakan orang seram, Dona juga menyatakan melihat ular besar.
"Dia terakhir menelepon ke ibunya dan mengaku tidak betah di Pontianak ingin segera pulang karena takut didatangi penampakan, saat itu keluarganya sudah meminta dia pulang ke Sukabumi," tandas Sumijo. (rna/rna)











































