Anies Janjikan Pendampingan Usaha agar Warga Mandiri

Dinamika Pilgub DKI

Anies Janjikan Pendampingan Usaha agar Warga Mandiri

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 16 Jan 2017 17:30 WIB
Anies Janjikan Pendampingan Usaha agar Warga Mandiri
Anies Baswedan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, berjanji akan memberi modal usaha kepada kaum perempuan, khususnya para ibu. Program tersebut dijanjikannya dengan nama Wirausaha Perempuan Mandiri.

"Jadi idenya adalah bisa membuat mereka bergerak secara ekonomi," kata Anies di Jalan Batu Ceper 4 No 6 Kelurahan Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (16/1/2017).

Kaum perempuan yang belum memiliki usaha akan diberi bantuan permodalan untuk menjalankan usaha. Selain bantuan permodalan, akan diberikan juga pendampingan dan pelatihan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena itu di awal banyak yang belum memiliki modal, tapi kita tidak mau hanya beri modal saja, ada pendampingannya, ada pelatihannya," ujarnya.

Ukuran modal yang diberikan bervariasi dengan melihat usaha yang akan digeluti. Jika usaha telah berjalan, bantuan yang diberikan berikutnya adalah berbentuk pinjaman.

"Termaksud ukuran modalnya bervariasi. Dengan di awal mereka diberi modal, baru sesudah itu (usahanya) bergerak, mereka bentuknya pinjaman," sebutnya.

"Kalau di awal mereka sudah bentuknya pinjaman, maka mereka akan mengalami kesulitan untuk mengembalikannya," tambahnya.

Namun Anies enggan menjelaskan secara terperinci bentuk kerja sama yang diberikan. "Nanti bentuk kerja samanya bisa diatur," singkatnya.

Tujuan dari pemberian modal ini, ditegaskan Anies, untuk membuat kaum perempuan menjadi lebih mandiri. Dengan demikian, mereka memerlukan pendampingan dan pelatihan.

"Ada assessment, ada pendampingan, karena tujuannya adalah mengajak mereka bisa mandiri dengan berwirausaha. Jadi tujuannya bukan memberi modal, tujuannya adalah membuat warga bisa hidup mandiri," jelasnya.

Anies kemudian mengibaratkan bantuan tersebut bagaikan memancing ikan. Bukan hanya memberi kail untuk memancing, tetapi juga kolam untuk tempat memancing.

"Bukan hanya beri ikannya, beri kailnya, tapi yang nggak kalah penting kolamnya, lapangan pekerjaannya. Ketersambungannya dengan industri. Itu yang ingin kita lakukan," pungkasnya. (nvl/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads