Dari pantauan detikcom, Senin (16/1/2017), ada 2 dokter, 2 perawat, dan 2 sopir ambulans yang bersiaga di area Masjid Al-Azhar. Mereka adalah tenaga medis gabungan dari Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan dan Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru.
"Kami diminta dari Dinas Kesehatan DKI setiap ada aksi untuk mengantisipasi. Misal kalau ada masalah kesehatan yang dialami massa," ujar dokter dari Puskesmas Kebayoran Baru, Lutfi Zamzami, kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim medis bersiaga di Masjid Al-Azhar. (Ibnu Hariyanto/detikcom) |
"Untuk obat-obatan, kami siapkan obat emergency dan P3K. Kami berkoordinasi dengan tim kesehatan dari Polres Jakarta Selatan," ujar Lutfi.
Untuk sementara, tim medis belum menambah personel. Hanya, jika terjadi keadaan darurat, jumlah personel siap ditambah.
"Saat ini masih cukup. Kita lihat situasi jika memang harus nambah personel. Semua sudah siaga sudah siap," tuturnya.
Massa FPI rencananya siang nanti akan melakukan aksi demo di depan Mabes Polri, yang lokasinya dekat dengan Al-Azhar. Mereka menuntut Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan.
(nkn/tor)












































Tim medis bersiaga di Masjid Al-Azhar. (Ibnu Hariyanto/detikcom)