DetikNews
Minggu 15 Januari 2017, 14:25 WIB

Pajang Penguin Hidup, Restoran di Jakbar Ini Didemo

Heldania Ultri Lubis - detikNews
Pajang Penguin Hidup, Restoran di Jakbar Ini Didemo Penguin yang dipajang di restoran Pingoo (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Cara unik sebuah restoran di Mal Neo Soho, Jl S Parman, Jakarta Barat, menarik pengunjung menuai protes. Restoran itu didemo karena memajang penguin hidup.

Restoran yang diprotes namanya Pingoo. Di dalam dining room-nya, ada ruang berdinding kaca besar tempat memajang penguin. Setting tempat penguin ini seperti di kebun binatang, tempat berpijaknya dibuat seolah batu di habitatnya, di dalamnya juga ada air.

Penempatan penguin di dalam ruang kaca itu menuai protes dari aktivis pencinta satwa. Hari ini para aktivis berdemo di depan Mal Neo Soho, menuntut penguin-penguin dikembalikan ke habitatnya.

"Kita sih mau edukasi ke masyarakat. Bahwa itu bukan edukasi yang baik untuk anak-anak kita. Biar masyarakat juga aware bahwa tidak semua edukasi dari resto bisa dikonsumsi oleh anak dengan baik," kata koordinator aksi, Inge Sigarlaki, kepada wartawan di Mal Neo Soho.

Pajang Penguin Hidup, Restoran di Jakbar Ini DidemoFoto: Helda/detikcom

Inge mengatakan tak seharusnya penguin dibawa ke dalam mal. Dia menuntut hewan-hewan itu dikembalikan ke habitat aslinya.

"Karena kalau kita lihat penguin itu kan habitatnya tidak di akuarium kan. Harusnya satwa liar itu berada di habitat aslinya. Kalau kita biarkan dia hidup di akuarium, itu dengan tidak sadar anak kita bisa mendapatkan pendidikan atau edukasi yang salah. Itu saja sih yang ingin kita sampaikan," ujar Inge.

Pajang Penguin Hidup, Restoran di Jakbar Ini DidemoFoto: Helda/detikcom

Pihak manajemen Pingoo, diwakili kuasa hukumnya Jeffrey Napitupulu, menjawab protes Inge dan kawan-kawan. Jeffrey menegaskan pihaknya sudah mengantongi izin untuk membawa penguin-penguin tersebut.

"Saya kira kita harus berimbang. Mereka juga belum melihat izin-izin yang sudah kita urus. Jadi begini lo, orang orang yang berbisnis di Jakarta tidak mungkin tidak memiliki izin, kan begitu," ujar Jeffrey.

"Apalagi kemungkinan nanti kan banyak. Saya berkeyakinan bahwa dari pihak manajemen sudah provide, sudah berkoordinasi dengan pihak yang terkait, kurang-lebih seperti itu, sih," ujar Jeffrey.


(tor/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed