"Suara gemuruh yang timbul dan api yang tinggi di flare bukanlah kebakaran, namun pelepasan tekanan yang berubah untuk keperluan safety (keamanan -red)," kata Area Manager Communication and Relation Kalimantan, Dian Hapsari Firasati, dalam keterangannya, Minggu (15/1/2016).
Diberitakan sebelumnya, petugas piket Pemadam Kebakaran Balikpapan mengatakan gemuruh itu terdengar pukul 00.00 WIB sampai 01.00 WITA dini hari tadi. Petugas pemadam kebakaran kemudian bersiaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dian menjelaskan, sebelumnya terjadi gangguan di kilang minyak itu pada Sabtu (14/1) pukul 19.30 WITA kemarin. "Gangguan pada turbin generator 2 menyuplai listrik di kilang RU V Balikpapan. Saat ini pihak Pertamina tengah melakukan upaya perbaikan turbin generator tersebut," tutur Dian.
Peneyebab gangguan itu sedang diteliti. Yang jelas, soal suara gemuruh dan kobaran api seperti dini hari tadi, Pertamina mengimbau masyarakat tak perlu risau.
"Kondisi kilang dalam keadaan aman terkendali. Untuk itu warga tidak perlu khawatir," kata Dian.
(dnu/tor)











































