Saat 3 Cagub DKI Adu Gagasan soal 'Jualan' Film Nasional

Saat 3 Cagub DKI Adu Gagasan soal 'Jualan' Film Nasional

Kartika S Tarigan - detikNews
Minggu, 15 Jan 2017 01:17 WIB
Saat 3 Cagub DKI Adu Gagasan soal Jualan Film Nasional
Tiga pasang cagub dan cawagub DKI Jakarta (Foto: Hasan Alhabsy/detikcom)
Jakarta - Ketiga calon Gubernur DKI beradu gagasan untuk mendongkrak minat masyarakat Jakarta menonton film. Secara bergantian mereka mengungkap kiat 'jualan' film utamanya film nasional.

Calon gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono mengaku sangat berharap industri film Tanah Air semakin mampu bersaing dengan film produksi luar negeri. Agus akan memulai dengan memperbaiki kesejahteraan kru yang terlibat dalam pembuatan film.

"Kita ingin majukan industri film Tanah Air. Itu komitmen kita. Kalau industrinya maju, penghasilan bertambah," kata Agus di Soehanna Hall, SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (14/1/2017) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus menyampaikan hal itu saat mendapat pertanyaan dari seorang kru film bernama Handoyo. Dalam menjawab tantangan itu, Agus pun berencana membuka titik pemutaran film di Jakarta.

"Kita rasakan, tidak berimbang antara karya luar negeri dengan film kita. Harus ada lokasi yang dibuka untuk memutar film nasional, salah satunya merevitalisasi TIM (Taman Ismail Marzuki)," ujar Agus.

Sementara calon gubernur nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama lebih memilih 'memanfaatkan' KJP untuk menyuntikkan semangat menonton film kepada para pelajar sekolah.

Nantinya Ahok, sapaan akrab Basuki, akan membidik film-film nasional yang dianggap layak untuk ditonton pelajar sekolah. Film-film yang sepi penonton, kata Ahok, akan diberikan kepada pemegang KJP dengan harga khusus.

"Untuk film-film nasional, tapi itu film harus disortir oleh DKJ (Dewan Kesenian Jakarta). Film yang sepi tapi tidak di akhir pekan, nanti akan ada harga khusus," tutur Ahok.

"Jadi kalau ada film sejarah yang mungkin tidak bisa nutupi karena penontonnya nggak banyak, tapi sejarah, harus didorong anak-anak untuk nonton supaya orang mau produksi lagi," imbuhnya.



Cagub nomor urut 3, Anies Baswedan berencana untuk mengembalikan pajak dari menonton film kepada para pembuat film. Dia pun berencana untuk membuat sekolah kejuruan dengan konsentrasi film.

"Buat SMK yang ada jurusan perfilman, beri kesempatan belajar dan mengundang siapa saja untuk datang ke Jakarta. Penting adanya dialog antara sineas internasional dan yang ada di sini," tutur Anies.

Dia pun berjanji akan mengalokasikan pajak kembali untuk kebutuhan perfilman.

"Pajak tontonan cukup besar, itu bisa dialokasikan. Lalu, kita berikan menu kebutuhan kepada masyarakat sehingga kita bisa siapkan kebutuhan," ujar Anies. (kst/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads