"Belum tahu berapa. Akan kita beberkan di akhir Januari," kata Sandiaga di Mega Anggrek Hotel, Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (14/1/2017).
"Kita nggak akan ada yang ditutup-tutupi. Kalau memang cuma 8 orang yang nyumbang ya tulis 8 jangan jadi 8 ribu orang. Itu yang sudah terjadi sekarang," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mau seefisien mungkin. Kita nggak mau ada program hura-hura dan jor-joran," kata Sandiaga.
"Saya ragu Rp 60 miliar bisa dicapai. Per Desember 2016 saja angkanya Rp 46 miliar," lanjutnya.
Dia kembali menegaskan tentang transparansi. Menurut Sandiaga, saat ini masyarakat ingin keterbukaan. Oleh sebab itu, dia nanti akan membuka dana kampanye itu pada akhir Januari.
"Masyarakat ingin ada lembaran baru untuk demokrasi keterbukaan," ujar Sandiaga. (bis/dhn)











































