Peristiwa nahas itu terjadi di Kampung Pabuaran, Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat (13/1/2017) sore. Selain Anggun, sang balita yang menjadi korban, Royadi (70) warga sekitar, juga mengalami luka di bagian wajah dan jari nyaris putus karena menangkis sabetan golok.
Kapolsek Rumpin Kompol Surdin Simangunsong mengatakan sore itu korban dan keluarganya sedang menonton televisi di dalam rumah. Tiba-tiba pelaku yang diketahui bernama Mamat (40) tersebut datang sambil berteriak dan memegang golok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu balita Anggun dan ibunya berhasil keluar rumah. Namun mereka dikejar oleh Mamat sambil mengacungkan goloknya.
"Kemudian, di depan masjid, korban yang sedang digendong oleh ibunya kembali diserang. Korban dibacok beberapa kali, ia mengalami luka bacok di bagian leher dan kepala," terang Kompol Surdin.
Saat itu, Royadi, warga sekitar yang berada di lokasi, berusaha menyelamatkan Anggun. Namun nahas, Mamat malah menyerang Royadi dengan goloknya.
Setelah melukai kedua korban, pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut langsung melarikan diri. Warga pun berdatangan ke lokasi, dan langsung menyelamatkan Royadi serta Anggun.
"Kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit. Tapi korban atas nama Anggun meninggal. Dia (Anggun) sempat mendapat perawatan. Tapi, karena lukanya cukup parah, korban meninggal. Korban lain sampai saat ini masih dirawat di RSUD Leuwiliang," terangnya.
Dalam peristiwa tersebut, Kapolsek Rumpin juga mengalami luka di bagian jarinya saat berusaha mengamankan pelaku. Namun akhirnya, berkat kesigapan anggota yang dibantu warga, Mamat akhirnya ditangkap dan dibawa ke Polsek Rumpin.
"Jadi saat itu memang tidak ada warga yang berani mendekati pelaku. Kemudian saya bersama anggota yang lain mendekat, tapi malah dilempari dengan batu oleh pelaku. Jari saya terluka karena menangkis batu," pungkasnya. (ega/ega)











































