Djarot menjelaskan dengan otak dan perut yang penuh secara tidak langsung akan membuat hati senang. Hal tersebut bisa menjadikan pembentukan karakter.
"Otak itu bukan sekedar perut kenyang, tapi hatinya juga. Pembangunan karakter ada di situ, otak yang juga cerdas," kata Djarot seusai blusukan di kawasan Pasar Rebo, Jakarta timur, Sabtu (14/1/2017).
Menurut dia, pembentukan karakter berasal dari keluarga. "Pembangunan karakter itu harus dimulai sejak sangat dini, sejak di keluarga. Ini hanya bisa dilakukan kalau ada kesejahteraan, keadilan sosial tercapai baru bisa," lanjutnya.
Sindiran tersebut sempat dilontarkan Anies saat debat perdana yang digelar KPU DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Jumat, 13 Januari 2017 malam. Anies menyindir program Ahok-Djarot yang hanya mementingkan otak, perut, dan dompet yang penuh. Menurut Anies, program tersebut tidak ada pendidikan karakter dan pendidikan akhlak untuk warga DKI. (aan/fjp)










































