Djarot tiba diMasjidAlIkshan, Pasar Rebo sekitar pukul 04.00 WIB denganmengenakanbajumuslim berwarna merah muda dan peci hitam.Seusaimenuaikan salat subuh,Djarot melakukan dialog dengan warga.
Selepas salat subuh, Djarot berdialog dengan warga. Foto: Bisma Alief/detikcom |
"Pak Djarot di sini kalau hujan masih banjir, Pak. Apalagi setelah ada pembangunan apartemen," kata seorang bapak pada Djarot usai salat subuh di Masjid Al Ikshan, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (14/1/2017).
Menanggapi aduan warga, Djarot berjanji akan membantu menanganinya. "Nanti kami akan coba benahi ya, Pak. Habis ini saya mau ke apartemennya," kata Djarot.
Djarot kemudian melangkahkan kaki menuju apartemen yang dikeluhkan warga. Apartemen itu berada di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur. Pertemuan dengan pengelola apartemen digelar tertutup.
Djarot juga sarapan lontong sayur dan berfoto ria bersama warga. Foto: Bisma Alief/detikcom |
Setelah berdialog dengan pengelola apartemen, Djarot menuju ke pasar kaget yang ada di Jalan Belly, yang lokasinya tidak jauh dari apartemen. Sebelum blusukan, Djarot terlebih dulu sarapan lontong sayur bersama warga yang sudah menunggunya. Dia melayani permintaan foto dari warga.
Djarot memborong ubi. Foto: Bisma Alief/detikcom |
Selesai sarapan, Djarot berkeliling pasar kaget dan membeli beberapa kebutuhan pokok. Djarot membeli ubi, ikan asin, tempe dan kacang tanah. "Ini ubinya bagus-bagus nggak Pak? Kalau bagus saya beli sekarung," kata Djarot pada salah seorang pedagang.
"Dijamin bagus-bagus, Pak. Manis-manis," jawabnya.
Seorang warga juga sempat mengeluhkan keberadaan pasar kaget tersebut pada Djarot. Menurutnya, keberadaan pasar kaget membuat banyak warga yang sering kesiangan bila ingin bekerja. Apalagi di dekat pasar kaget tersebut terdapat toko material yang membuat truk-truk besar sering berseliweran di pagi hari. Belum lagi adanya motor-motor yang parkir sembarangan di sekita pasar kaget, membuat lalu lintas kendaraan makin terhambat.
"Pak, tolong ini pasar kaget agak sering buat macet apalagi pagi-pagi di hari kerja. Orang-orang sini sering kesiangan gara-gara macetnya parah. Bapak tadi lihat sendiri kan keadaannya bagaimana," keluh warga tersebut pada Djarot sebelum masuk ke mobilnya.
Djarot janji akan membenai masalah banjir dan pasar kaget yang dikeluhkan warga. Foto: Bisma Alief/detikcom |
Djarot pun merespons keluhan warga dengan mengatakan akan mencoba membereskan pasar kaget tersebut. Salah satunya adalah dengan membuat lahan parkir di sekitar pasar kaget.
"Sini ada tempat parkir nggak? Luasnya berapa ini pasarnya?" tanya Djarot pada warga itu.
"Ada Pak tapi di belakang pasar. Luas pasar sekitar 600 meter persegi, Pak," jawab warga.
"Saya mau ada lahan parkir di sekitar sini supaya nggak ganggu lalu lintas lagi. Nanti, kami benahi pasarnya," janji Djarot. (bis/aan)











































Selepas salat subuh, Djarot berdialog dengan warga. Foto: Bisma Alief/detikcom
Djarot juga sarapan lontong sayur dan berfoto ria bersama warga. Foto: Bisma Alief/detikcom
Djarot memborong ubi. Foto: Bisma Alief/detikcom
Djarot janji akan membenai masalah banjir dan pasar kaget yang dikeluhkan warga. Foto: Bisma Alief/detikcom