Begini Cara Pangdam Wirabuana Basmi Paham Radikal Santoso Cs

Begini Cara Pangdam Wirabuana Basmi Paham Radikal Santoso Cs

Muhammad Idris - detikNews
Sabtu, 14 Jan 2017 04:38 WIB
Begini Cara Pangdam Wirabuana Basmi Paham Radikal Santoso Cs
Foto: Pandam Wirabuana Mayjen Agus Surya Bakti (Muhammad Idris/detikcom)
Kendari - Sektor pertanian sangat berkaitan erat dengan keamanan. Tak hanya menyangkut ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan lewat pertanian juga dianggap solusi paling efektif menangkal paham radikalisme.

Pandam Wirabuana Mayjen Agus Surya Bakti mengatakan dirinya mengadopsi pendekatan tersebut untuk mengatasi sisa-sisa pengikut gembong teroris Santoso di Sulawesi Tengah.

"Jadi setelah Santoso tertembak, kita ajak masyarakat curahkan perhatiannya ke pertanian, simpatisannya yang paling penting. Paling berbahaya paham radikal, paham teror, itu yang paling berbahaya," kata Agus kepada detikcom ditemui di Hotel Clarion, Kota Kendari, Jumat (13/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau teroris bersenjata, kita lakukan operasi selesai. Tapi kalau pahamnya, dia benci pemerintah, dia benci kedamaian, itu salah satunya berhubungan dengan kesejahteraan, makanya disibukkan di sawah, untuk memanen dan sebagainya. Maka dia terpecah, sudah sejahtera ngapain susah-susah," tambahnya.

Jenderal bintang dua ini berujar, para simpatisan Santoso di Poso diarahkan pada kesibukan bertani. Para bintara TNI juga dikerahkan membantu menggerakkan pertanian di eks daerah konflik tersebut.

"Itu jadi penangkal yang kuat. Pendekatan keamanan nggak selesaikan masalah, yang ada malah nambah masalah. Maka pendekatan kita dengan kesejahteraan lewat sawah. Ini sedikit mampu meredam di sana setelah Santoso tertembak," ujar Agus. (idr/idh)


Berita Terkait