Presiden Dukung KPK Bongkar Dugaan Korupsi di KPU

Presiden Dukung KPK Bongkar Dugaan Korupsi di KPU

- detikNews
Selasa, 12 Apr 2005 16:05 WIB
Jakarta - Presiden Yudhoyono tidak keberatan dengan penahanan Mulyana W Kusuma oleh KPK yang dituduh berusaha menyuap anggota BPK. Penahanan tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengungkap dugaan terjadinya penyelewengan uang negara dalam tubuh KPU saat mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2004."Presiden senantiasa mendukung tindakan KPK selama itu mempunyai bukti hukum. Maka biarlah hukum yang bicara," tutur Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/4/2005).Pernyataan yang disampaikan usai pembukaan Raker PKK tersebut guna menjawab pertanyaan wartawan tentang sikap Kepala Negara atas dititipkannya Mulyana W Kusuma di Rutan Salemba oleh KPK sejak Jumat pekan lalu. Kriminolog dari Universitas Indonesia tersebut dituduh hendak menyuap anggota BPK yang tengah melakukan audit terhadap laporan keuangan KPU. "Tak ada yang kebal hukum di negeri ini," tandas Andi.Namun ia menolak memberi keterangan lebih rinci ketika ditanya mengenai kemungkian akan diperiksanya seluruh anggota KPU oleh KPK termasuk Hamid Awaluddin, kini Menteri Hukum dan HAM."Tidak usah berspekulasi dulu tentang siapa (yang akan diperika). Jelas KPK adalah lembaga negara yang mempunyai fungsi untuk memberantas korupsi diIndonesia. Tentu merupakan hak KPK untuk memeriksa mereka-mereka yang berhubungan dengan KPU. Kita tinggal mengikuti supaya hukum betul-betul ditegakkan," jawab Andi diplomatis. (nrl/)


Berita Terkait