Korban geng motor tersebut bernama Iwan Kurniawan (45). Dia mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam berupa celurit dan samurai milik para pelaku.
"Tiba-tiba ada segerombolan sekelompok geng motor menyambangi Iwan dan meminta HP-nya sambil menodongkan celurit. Korban langsung menuruti kemauan pelaku. Usai memberikan, korban langsung dibacok," ujar Kapolsek Jatinegara Kompol Nurdin Dalle kepada detikcom di kantornya, Jumat (13/1).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barang bukti pelaku (Nugroho/detikcom) |
Nurdin menjelaskan para pelaku adalah Abdhul Qori (20), Naufal Hibatullah (18), Roy Livaldi (19), ALP (16), dan David Wahyu Riski (22). Mereka biasa beraksi di sepanjang jalur KBT (Kanal Banjir Timur) Duren Sawit dan Kalimalang hingga Kampung Makasar, Jakarta Timur.
"Dia biasa beraksi di KBT dan wilayah Kecamatan Makasar. Geng motor ini biasa menggunakan sajam," imbuhnya.
Lanjut Nurdin, saat melakukan penodongan terhadap korban Iwan, aksi para pelaku diketahui warga lantaran korban berteriak. Saat itulah, warga pun berusaha mengejar para pelaku yang mencoba kabur, namun seorang pelaku bernama Abdul Qori tertangkap. Aksi para pelaku juga terekam kamera pengawas milik sebuah minimarket yang berada di sekitar lokasi.
"Kita lihat CCTV dan, berdasarkan keterangan pelaku yang diamankan itu, kita berhasil menangkap 4 pelaku lainnya di rumah kontrakan di Bekasi, Jawa Barat," kata Nurdin.
Polisi juga menyita beberapa barang bukti dari para pelaku. Motor para pelaku yang dipakai untuk aksi kriminalnya juga turut disita.
"Kami sita barang bukti berupa celurit, samurai, 1 unit handphone merek Asus warna hitam-putih, 2 unit sepeda motor merek Yamaha Mio GT warna putih B-7034-AAN, dan Honda Beat warna hitam B-4901-KAL," ujarnya. (rvk/idh)












































Barang bukti pelaku (Nugroho/detikcom)