Baca Doa Nabi Musa Sebelum Debat, Sandi: Biar Dilancarkan Lisannya

Dinamika Pilgub DKI

Baca Doa Nabi Musa Sebelum Debat, Sandi: Biar Dilancarkan Lisannya

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Jumat, 13 Jan 2017 15:30 WIB
Baca Doa Nabi Musa Sebelum Debat, Sandi: Biar Dilancarkan Lisannya
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta - Menjelang debat terbuka, cawagub DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno juga mempersiapkan rohaninya. Doa Nabi Musa saat melawan Firaun menjadi doa yang dibacanya.

"Itu doa Nabi Musa yang berdoa kepada Allah SWT agar dilancarkan dalam berbicara, dilancarkan lisannya, sehingga maksud yang disampaikan itu bisa dimengerti oleh lawan bicara," ujar Sandiaga saat dihubungi detikcom Jumat (12/1/2017).

"Itu doanya Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul 'uqdatam mil lisaani yafqohu qouli (Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku)," tambahnya.

Doa Nabi Musa itu dipandang Sandiaga sebagai doa yang spesifik untuk melancarkan saat berbicara, pidato, atau debat. Doa ini dipakai Nabi Musa untuk meyakinkan Raja Mesir Kuno Firaun.

"Itu doanya karena doanya spesifik terhadap apa yang kita alami. Ini kan kita akan bicara bukan hanya audiens kan, tapi juga berbicara dengan diskusi, atau kalau perdebatan itu kan ada adu gagasan. Jadi kuncinya adalah bagaimana meyakinkan. Dan Nabi Musa waktu itu meyakinkan Firaun juga bahwa kebenaran yang yang dia bawa itu kebenaran hakiki," jelasnya.

Sandiaga tidak memungkiri bahwa ia merasa deg-degan menjelang debat malam nanti. Doa tersebut membuatnya lebih tenang dan siap.

"Kan deg-degan itu biasanya kalau mau ada perdebatan. Itu pasti melancarkan ucapan. Yang selama ini saya pakai doa itu dan bisa menenangkan hati saya. Dan bisa melancarkan ungkapan saya," imbuhnya.

Doa ini juga telah sering diucapkannya saat hendak memimpin pidato ataupun rapat penting. Konteks isi doa tersebut dikatakannya sesuai.

"Karena kontekstual isi doa, dan ini saya berpengalaman selama saya memulai pidato atau memulai diskusi yang strategis, yang penting, itu selalu saya lafalkan doa ini," pungkasnya. (nvl/erd)
Berita Terkait