FPI Sebut Anggotanya Ditusuk, Polri: Belum Ada Faktanya

FPI Sebut Anggotanya Ditusuk, Polri: Belum Ada Faktanya

Bartanius Dony A. - detikNews
Jumat, 13 Jan 2017 14:07 WIB
FPI Sebut Anggotanya Ditusuk, Polri: Belum Ada Faktanya
Markas GMBI di Kampung Tegal Waru, Desa Ciampea, Bogor, yang dibakar, Jumat (13/1/2017). Foto: Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcom
Jakarta - Mabes Polri menegaskan kabar penusukan anggota Front Pembela Islam (FPI) di halaman Rumah Makan Ampera, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, masih diselidiki.

Kabar penusukan yang beredar di medsos ini diduga jadi pemicu pembakaran markas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Bogor.

"Itu berita yang beredar di medsos, jadi sudah saya konfirmasi ke Polda Jabar belum ada faktanya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di kantornya, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(Baca juga: Polisi Selidiki Penganiaya Anggota FPI di Depan Rumah Makan Ampera)

Meski tidak ada laporan penusukan, Rikwanto mengatakan pihak Polrestabes Bandung menerima laporan soal penganiayaan.

"Ada beberapa yang dilaporkan ke Polrestabes Bandung, sifatnya penganiayaan," ujarnya.

(Baca juga: 20 Orang Pelaku Pembakaran Markas GMBI Bogor Masih Diperiksa)

Buntut keributan di Bandung seusai pemeriksaan Habib Rizieq di Mapolda Jabar, Kamis (12/1), markas GMBI di Ciampe, Bogor, dibakar dini hari tadi. Polisi menyebut perusakan dan pembakaran dilakukan lebih dari 100 orang.

(Baca juga: Bentrok di Dekat Mapolda Jabar, FPI: Ada Laskar Kami Ditusuk)

"Pelaku yang terlihat kurang-lebih 150 orang. Dari 150, sudah diamankan 20, diperiksa di Polres Bogor kabupaten. Mereka dari kelompok ormas tertentu, yang dari keterangan saksi diambil penyidik di TKP dari massa ormas FPI," kata Rikwanto.


(fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads