Pantauan detikcom, Jumat (13/1/2017), garis polisi terpasang di gerbang dan bagian dalam bangunan. Ada tiga bangunan di markas GMBI, yakni aula, rumah, dan kantor sekretariat.
Foto: Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcomMarkas GMBI di Kampung Tegal Waru, Desa Ciampea, Bogor, yang dibakar, Jumat (13/1/2017) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pagi tadi polisi menjaga markas GMBI. Namun, pada pukul 11.50 WIB, tidak terlihat penjagaan dari polisi.
Foto: Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcomMarkas GMBI di Kampung Tegal Waru, Desa Ciampea, Bogor, yang dibakar, Jumat (13/1/2017) |
Salah seorang warga, Dadan, menyebut pembakaran markas GMBI terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. "Yang datang banyak, lebih dari seratus orang. Ini tempat biasa kumpul anak-anak," ujar Dadan di depan pintu gerbang Sekretariat GMBI.
Dadan mengatakan massa datang dengan mengendarai sepeda motor dan mobil. Sambil berteriak, massa langsung merangsek masuk ke dalam area sekretariat dan membakar bangunan.
"Semalam itu ada 3-4 orang di dalam. Tapi, sebelum massa datang, mereka sudah diamankan polisi," kata Dadan.
Foto: Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcomMarkas GMBI di Kampung Tegal Waru, Desa Ciampea, Bogor, yang dibakar, Jumat (13/1/2017) |












































Foto: Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcom
Foto: Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcom
Foto: Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcom