AR menceritakan rangkaian peristiwa pembunuhan tersebut saat diperiksa polisi.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana menjelaskan AR menyambangi rumah Murniati di Cipayung, Jakarta Timur, pada Selasa, 10 Januari 2017, dini hari lalu. "Adiknya (korban) lagi tidur, terus datang-datang pelaku ngebahas masalah rumah, mungkin bete terus (korban) marah-marah," ujar Sapta kepada detikcom, Jumat (13/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sapta, kakak-adik itu kemudian terlibat adu mulut. Hingga akhirnya AR kalap dan membenturkan kepala adiknya itu ke tembok. "Terus habis itu (korban) jatuh dan meronta-ronta, mau melawan, lalu dibekap pakai guling," ujar Sapta.
Selain kuliah, Murniati diketahui bekerja di sebuah perusahaan. Karena padatnya aktivitas, tak jarang Murniati pulang ke rumah malam hari. Begitu juga dengan AR, yang bekerja di sebuah pabrik di Bekasi. Dia kerja shift malam, sehingga menemui korban pada malam hari.
"Pagi sampai malam korban kuliah sambil kerja. Kadang pulang rumah pukul 22.00 WIB. Pelaku juga kerja malam," kata Sapta.
(mei/aan)










































