"Saya perkirakan debat akan berjalan menarik, karena ini pertama kalinya ketiga pasangan cagub-cawagub hadir dalam debat. Sebelumnya kan ada debat tapi tidak berhasil menghadirkan semua kandidat. Ini adalah momentum untuk mencuri hati pemilih," kata peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes ketika dihubungi, Jumat (13/1/2017).
Menurut Arya, debat perdana ini akan sangat menentukan ke mana arah suara para pemilih yang belum menentukan pilihan dan yang masih bimbang dengan pilihannya (swing voters). Dia memprediksi, setelah debat nanti, angka pemilih yang belum menentukan pilihan dan yang masih bimbang, atau pemilih galau, akan turun drastis.
"Selama ini kan elektabilitas ketiganya ketat. Ini jugalah yang membuat debat menjadi penting bagi salah satu calon untuk meninggalkan pesaingnya. Saya kira setelah debat, pemilih yang belum menentukan pilihan dan masih bimbang akan turun hingga 10 persen," ujarnya.
Arya mengatakan debat perdana nanti bisa menjadi ajang bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat untuk membeberkan apa saja yang sudah mereka lakukan di Jakarta. Sedangkan untuk penantang Ahok-Djarot, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni serta Anies Baswedan-Sandiaga Uno, debat nanti akan lebih banyak menjelaskan apa yang mereka tawarkan untuk Jakarta. Selain itu, debat juga harus dimanfaatkan untuk membeberkan apa yang membedakan mereka dengan calon petahana, Ahok-Djarot.
"Namun harus tetap rasional tentunya," ujar Arya.
Arya sendiri belum bisa memprediksi pasangan mana yang akan menang dalam debat nanti. Salah satu alasannya adalah kehadiran Agus yang baru pertama kali mengikuti debat menuju Pilgub DKI 2017. Selain itu, Arya menilai semua kandidat memiliki pola komunikasi dan program yang baik untuk warga Jakarta.
Saksikan live streaming Debat Pilkada DKI Jakarta 2017 dengan tema 'Pembangunan Sosial Ekonomi untuk Jakarta' di detikcom mulai pukul 20.00 WIB. Ikuti juga live report jalannya debat!
(bis/elz)










































