Tim Jasa Marga melakukan pekerjaan perbaikan selama 24 jam dengan koordinasi dari pihak Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Ditjen Bina Marga PUPera, dan juga Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKTJ). Diharapkan perbaikan akan selesai pada tiga bulan ke depan.
AVP Coorporate Communication PT Jasa Marga, Dwiman Heru menjelaskan, pihaknya kini tengah melakukan pekerjaan grouting di pilar A1, P0, P1, P2, dan P5. Selain itu saat ini pun tengah disiapkan pekerjaan wrapping dengan pemasangan Fiber Reinforced Polymer (FRP) di pilar P1 dan P2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain tiga jenis pekerjaan itu, pihaknya juga masih melakukan pekerjaan unloading atau cutting lereng di sekitar abutment A1 dan pilar P1.
"Juga saat ini sedang dipersiapkan pekerjaan ground pada P0 dan persiapan platform kerja untuk pekerjaan belt boredpile," jelas Heru kembali.
Selain melakukan perbaikan terhadap struktur jembatan, pihaknya memastikan masih melakukan monitoring terhadap posisi pilar menggunakan metode verticality dan arah xyz atau 3D Model.
Untuk memonitor pergerakan jembatan pun pihaknya menggunakan alat ukur otomatis bernama Robotic Total Station (RTS) yang beroperasi selama 24 jam. "Alat ini bisa mengukur hingga satuan milimeter," katanya.
Heru memastikan, berdasarkan hasil pengamatan hingga kini kondisi jembatan masih dalam kondisi aman untuk dilalui oleh kendaraan kecil atau golongan satu non bus. (fdn/fdn)











































