RI akan Bantu Latih Polisi Myanmar agar Tak Langgar HAM

RI akan Bantu Latih Polisi Myanmar agar Tak Langgar HAM

Heldania Ultri Lubis - detikNews
Kamis, 12 Jan 2017 18:30 WIB
RI akan Bantu Latih Polisi Myanmar agar Tak Langgar HAM
Foto: Mohammad Ponir Hossain/Reuters
Jakarta - Indonesia telah diberi akses ke negara bagian Rakhine, Myanmar, untuk membantu komunitas Islam dan Buddha di sana. Selain mendirikan sekolah, Indonesia akan membantu meningkatkan kapasitas polisi Myanmar agar terhindar dari pelanggaran HAM.

(Baca juga: Myanmar Tahan Sejumlah Polisi yang Pukuli Warga Rohingya)

"Selain kemarin bantuan 10 kontainer bantuan pangan yang kita berikan, bantuan pendidikan, sekolah yang kita bangun yang bersifat impulsif, dalam waktu dekat akan ada peresmian dua sekolah lagi. Juga bantuan kapasitas bagi kepolisian Myanmar sehingga hal-hal yang bersifat pelanggaran HAM bisa diminimalisir," jelas juru bicara Kemlu Arrmanatha Nasir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Arrmanatha dalam press briefing di kantor Kemlu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2017).

Seperti apa bantuan peningkatan kapasitas bagi polisi Myanmar itu?

"Iya, itu sedang kita rumuskan, tapi yang penting kita sudah sampaikan kepada pihak pemerintah Myanmar bahwa kita siap memberikan bantuan pelatihan di bidang kepolisian, ya nanti akan dibahas lebih detail lagi," imbuh Arrmanatha.

(Baca juga: Menlu: RI Juga Pikirkan Bantuan Jangka Panjang untuk Rohingya)

Pada akhir Desember 2016, imbuh Arrmanatha, Menlu Retno LP Marsudi sudah bertemu dengan komunitas Rohingya dan komunitas Buddha di Rakhine untuk memberikan bantuan jangka pendek, menengah, dan panjang. Bantuan meliputi tenaga kesehatan, pendidikan, serta obat-obatan. (nwk/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads